Celahkotanews.com || Dumai – Jalan m.sholeh kelurahan basilam baru kecamatan sungai sembilan
Jalan tersbut sempat mendapat pembanguan pada tahun 2013 yang lalu dengan cara di bes sepanjang 4,8 km namun sangat di sayangkan jalan tersebut koni tak ubah seperti bubur.
Keluhan demi keluhan masyarakat sekitar untuk pembanguan jalan tersebut kian hari kian di abaikan, hal tentunya,membuat masyarakat sekitar menjadi miris melihat jalan tersebut tak pelak ketika melihat anak-anak mereka harus berlumuran lumpur ketika hendak menuju kesekolah,selain itu pula mobiltas masyarakat untuk menopong ekonomi dari hasil panen sawit sangat sulit untuk di bawa karena kondisi jalan begitu memprihatinkan.
Tomi salah seorang masyarakat basilam baru kepada celahkotanews.com menyapaikan keluhanya.
“Jalan M.Sholeh yang panjang sekitar 4,8 km kini tak ubah seperti lumpur semua,selain itu juga kami sudah pernah mengajukan permohonan pembangunan jalan tersebut kepada Pemko Dumai namun sampai sekarang tidak ada realisasi sama sekali,”ujar tomi.
Tomi juga mengatakan”Basilam baru ini juga merupakan bagian dari kota dumai yang merupakan salah satu kampung tertua di kota negeri puteri tujuh ini,meskipun kami berada di sudutkota kami juga meminta hal yang sama dengan kelurahan lain,”kata tomi.
Masih dalam penjelasan tomi”selain jalan yang kurang memadai jembatan dan faslitas umum di tempat kami sangat jauh tertinggal dari tempat yang lain yang ada di kota dumai,”ungkap tomi.(22/11/16).
Tomi menambahkan”pada dasarnya masyarakat di basilam baru ini tidaklah terlalu mendesak kepada pemerintah kota dumai namun solusinya yang sangat kami harapkan itu yang paling utama,kami juga menyadari bahwasanya kepemimpinan pemerintah kota dimai saat ini belum bisa berbuat banyak tapi setidaknya di anggran APBD tahun 2017 akan datang hendaknya jalan kami diprioritaskan,”Harap Tomi
Sementara itu Ponimin ketua komisi II DPRD Kota Dumai Di Hubungi Celahkotanews.com Melalui sambungan telpon mengatakan” kita sangat merasa kecewa kepada pemerintah kota dumai ini seolah mereka tak mendengar, tak melihat seperti apa masyarakat yang hidup di sudut kota yang harus berjuang dengan kondisi jalan yang tidak memadai dan jemabatan yang rusak,kita juga menyayangkan dengan sikap pemko yang telah mengababaikan pengajuan pembanguan jalan tersebut,”terang Ponimin.(ckn)
Editor : Ckn
Penulis : Khairul iwan













4 comments