oleh

Dua Komplotan Pungli Wilayah Sungai Sembilan Disergap Polisi

celahkotaNEWS.com – DUMAI – Jajaran Polres Dumai berhasil menyergap dua komplotan pelaku yang terlibat pungutan liar (Pungli) dengan tersangka  11 orang dari dua komplotan.

Modus yang dilakukan pungli dengan menggunakan karcis dan meminta uang disertai ancaman yang terjadi diwilayah Sungai Sembilan dan Purnama

Penangkapan berlangsung, Jumat (12/06/2021) malam yang dilakukan Polres Dumai bersama Polsek Sungai Sembilan disejumlah tempat di Kecamatan Sungai Sembilan.

Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta dalam press rilisnya tadi malam yang didampingi Waka Polres Kompol Sanny, Kasat Reskrim AKP Fajri, Kapolsek Sei 9 AKP Tumenang menyebutkan, penyergapan komplotan pertama yang berjumlah 7 orang adalah tersangka premanisme dengan modus pungli dengan menggunakan karcis yang selama ini sangat meresahkan.

“Modus kejahatan yang dilakukan para tersangka dengan cara mengutip uang kepada supir-supir truk dengan memberikan karcis dari koperasi dengan besaran mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu,”kata Kapolres dihadapan wartawan.

Pengutipan uang tersebut dengan alasan untuk kebersihan debu di jalan, namun kenyataanya tidak ada aktivitas yang mereka lakukan. Namun aktivitas ilegal yang mereka lakukan telah berlangsung lama diwilayah Sungai Sembilan.

Kata Kapolres Dumai lagi, dari 7 orang pelaku yang diamankan mereka adalah warga sekitar dan memiliki peran dan tugas masing-masing.”Dalam melakukan akvitas ilegalnya ini mereka punya peran berbeda-beda,”ungkapnya

Tersangka G, adalah anggota koperasi untuk kegiatan ilegal, Jh berperan mengambil uang ke supir pada shif malam, sedangkan Am bertugas sebagai mengutip uang ke supir,
Rm menerima hasil uang kutipan, H menerima hasil pungli sekaligus korlap bagi supir yang komplin

Sedangkan tersangka Hm berperan menyelesaikan masalah dgn supir yang komplain, dan teakhir adalah D sebagai korlap menerima hasil pungli

“Selain tersangka kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang berjumlah Rp 2.716.000 dan karcis,”ujar Kapolres.

Menurut pengakuan tersangka koperasi ini bergerak sejak tahun 2020 melakukan aktivitas pungli.”Mereka ini terorganisir bergerak melalui koperasi,”ungkapnya.

Pihaknya masih terus mendalami dan menindak siapa saja nanti yang terlibat dalam aksi pungli ini. Untuk pelaku diancam hukuman 4 tahun penjara.

Komplotan lainnya yang berhasil di gulung Polres Dumai dan Polsek Dumai Barat. Mereka komplotan yang terdiri dari empat orang tersangka

Barang bukti yang diamankan dari tersangka yaitu baju yang digunakan tersangka yang sempat viral di medsos serta uang hasil pemerasan.

“Modus pungli yang mereka lakukan apabila supir tidak memberikan uang, maka mereka mengancam akan merusak segel keran. Tentu ini bisa membuat supir tidak bisa masuk membongkar muatanya ke pabrik, bukan itu saja tetapi tersangka akan mengancam merusak truk,”ungkapnya.

Kata Kapolres lagi, mereka ditangkap satu persatu, dan kemudian dikembangkan. Sedangkan waktu yang digunakan mereka beraksi pada pagi hari bengan menghentikan dan mendatangi supir truk untuk dimintai uang.

Kini kesebelas tersangka sudah menjalani proses dan mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Dumai dan Polsek.

“Kita tetang komitmen memberantas premanisme dan pungli diwilayah Dumai. Bagi masyarakat diharapkan kerjasama dengan melaporkan apabila mendapat perlakuan Pungli,”katanya.(DP/ckn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed