Celahkotanews.com || Dumai – Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau (BNNP) Bersama tim Gabungan dari Sat Polree Dumai,Sub Denpom 1-31serta Pomal melakuka Razia Di sejumlah tempat Hiburan Malam.
Sepanjang Pezisiran Tim gabungan Tersebut di buat tercengang pada bisanya setiap malam tempat-tempat hiburan malam ini selalu rami di kunjungi namun saat di lakukan razia terlihat lengang Di Duga Razia telah Bocor.
fenomena hiburan malam di Kota Dumai terkesan sudah memiliki organisasi yang terorganisir serta koordinasi tingkat tinggi. Itu dibuktikan pada hari kamis (25/8) dinihari banyak tempat hiburan malam di tutup dan sepi tanpa penghuni seperti kota tak berpenghuni.
Meskipun ada beberapa tempat hiburan yang buka, seperti Crystal Pub dan KTV yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Galaxy 99 atau yang dulu dikenal dengan nama freedom yang berada di Jalan Tegalega, dan karaoke Cahaya pengunjung yang datang tidak lebih banyak dari karyawan tempat tersebut.
Informasi yang berhasil didapatkan serta dirangkum dilapangan membuktikan, bahwa razia yang dilaksanakan oleh BNNP Riau bersama dengan TNI-Polri, diduga sudah dibocorkan terlebih dahulu dengan melakukan koordinasi tingkat tinggi antara Pengusaha hiburan malam dan tim Back up. Sehingga kegiatan razia yang dilakukan oleh tim gabungan BNNP Riau dan TNI-Polri diketahui terlebih dahulu oleh pelaku usaha hiburan malam, sebelum tim terjun kelapangan, sehingga mereka buru-buru menutup usahanya.
Terlihat pula dilapangan rombongan yang bergerak tepat pada hari Kamis (25/8) pukul 00.00 WIB, pertama kali mendatangi Crystal Pub dan KTV, saat tiba disana petugas hanya menemukan penjaga keamanan dan karyawan tidak ada satu orang pengunjung pun disana. Pada kesempatan itu Kepada penanggung jawab, ketua rombongan yang dipimpin AKBP Haldun selaku Kabid Penindakan BNNP Riau memberikan himbauan.
“Boleh hiburan, tapi jangan pakai Narkoba ya,” tegasnya.
Usai Dari Crystal, tim bergerak menuju Dinasty KTV, tiba dilokasi petugas langsung memutarkan arah kendaraan, pasalnya tempat yang tidak pernah sepi yang Dibanjiri pengunjung tampak tutup dari depan.
Berikutnya Tim langsung menuju ke Galaxy 99 yang berada di jalan Tegalega, disini petugas BNNP Riau hanya menemukan 2 orang pengunjung saja, setelah dilakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan, petugas kembali mengingatkan jangan coba-coba untuk mengkonsumsi Narkoba atau berhadapan dengan hukum.
Pucuk dicinta ulam pun tiba seperti itulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk operasi razia pada saat itu. Ketika tim hendak keluar, petugas menjumpai 2 orang pria yang mengendarai sepeda motor matic masuk kedalam, lalu dicegat dan dilakukan pemeriksaan, setelah digeledah, ditemukan sebuah jarum suntik dari dalam dompet salah satunya, dan mereka kemudian harus menjalani tes urin, dan hasilnya mengejutkan mereka positif Narkoba.
“Dua pria ini kita bawa, dan akan kita lakukan pemeriksaan,” ujar AKBP Haldun kepada awak media.
Usai di Galaxy 99, tim mengunjungi jalan maksiat atau sering digadang-gadangkan ‘Lorong Maksiat’, berada di jalan Hasan Nuddin (ombak), sebuah jalan kecil yang terdiri dari beberapa bangunan ruko yang sengaja digunakan untuk usaha KTV serta menjajakan wanita penghibur bagi setiap pria hidung Belang yang datang, disini yang biasanya dipenuhi oleh masyarakat kalangan menengah kebawah, dan penggila karaoke serta hiburan malam, terlihat lengang serta kosong.
Hanya karaoke cahaya dan Dales Pool yang buka, dan disini petugas hanya menemukan sekitar 8 orang pengunjung, setelah diperiksa identitas dan barang bawaan, petugas lalu pergi menuju ke Hotel Comfort.
Lagi-lagi keanehan terlihat kembali, tiba di Hotel Comfort, pintu Pub dan KTV yang berada di lantai 4 digembok dengan menggunakan rantai, didalam tampak gelap dan tidak ada aktifitas sedikitpun, hanya suara cicak yang terdengar.
Dari Comfort, petugas mengakhiri kegiatan, dan kembali ke hotel tempat mereka menginap, dengan membawa dua orang pria yang terjaring karena positif Narkoba.
“Kegiatan ini akan terus kita laksanakan, untuk 2 pria yang kita bawa ini, akan kita lakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.(Ckn)














8 comments