oleh

Pria Paruh Baya di Inhu Pilih Gantung Diri di Pohon Karet,Frustasi Ditinggal Istri

bfcef132a96a719673d243fgf-39485-thumb

Celahkotanews.com || Pekanbaru – Seorang pria paruh baya di Desa Setako Raya, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Riau, ditemukan tewas tergantung di pohon karet. Kuat dugaan, pria tersebut nekat mengakhiri hidup lantaran tak tahan ditinggal istrinya yang minta cerai, satu bulan lalu.

Zakaria, pria berumur 52 tahun ini ditemukan tewas menggantung dengan tali nilon, di pohon karet pinggir sungai Indragiri, Rabu (21/10/2015) tengah malam tadi, sekitar pukul 23.58 WIB. Sebelum ditemukan warga, almarhum Zakaria pamit kepada anaknya untuk pergi memancing.

Keluara pun curiga, lantaran dia tak kunjung pulang, padahal hari sudah petang. Bersama warga Desa Setako, pihak keluarga lalu melakukan pencarian ke tempat ia biasa mancing, yakni di sungai Indragiri. Disana warga menemukan sampan korban dalam kondisi tersandar di bibir sungai, namun Zakaria tidak ada.

Pencarian pun dilanjutkan. Warga dan Kepolisian Sektor Peranap, Inhu menyisir masuk ke kebun karet di pinggiran sungai. Benar saja, tak jauh dari sampannya, Zakaria ditemukan sudah dalam posisi menggantung. “Kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh yang bersangkutan. Dugaan awal ini murni bunuh diri,” kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Korban pun langsung di evakuasi ke Puskesmas Peranap untuk kepentingan visum, dan kemudian dibawa ke rumah duka, di Desa Sentako Raya. Menurut keterangan anak korban, Zakaria nekat mengakhiri hidup karena frustasi ditinggal sang istri yang minta cerai satu bulan lalu.(grc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed