oleh

200 Warga Binaan Rutan II Dumai Terkonfirmasi Fositif Covid-19

celahkotaNEWS.com || DUMAI – Sebanyak 200 orang warga binaan Rutan kelas II B Dumai terkonfirmasi positif covid 19. Hasil tersebut berdasarkan dari pengambilan tes swab yang difasilitasi oleh Menkumham Kanwil Riau, Senin (9/11/20) lalu, yakni sebanyak 925 warga binaan yang ada di Rutan Dumai diambil Swabnya guna mendeteksi dini penyebaran Covid-19.

Tes swab massal ini dilakukan berdasarkan intruksi dari Kementerian hukum dan Ham Kanwil Riau, seluruh warga binaan dilakukan swab guna mendeteksi dini penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan dan Lapas.

Tes swab tersebut dilakukan tidak hanya untuk 925 warga binaan Rutan Dumai saja yang diambil swabnya, tapi sebanyak 67 petugas Rutan Kelas II B juga ikut diambil swabnya.

Data hasil akhir swab tes dari 925 warga binaan penghuni Rutan Kelas II B Dumai
yang mengikuti SWAB 200 orang dinyatakan positif covid 19 yang seluruhnya laki-laki sedangkan 725 warga lainnya hasil swabnya negatif.

Sementara itu jumlah petugas yang mengikuti swab tes sebanyak 66 orang pegawai hasilnya satu pegawai perempuan dinyatakan positif, sedangkan
65 pegawai lain hasinya negatif.

Pihak Rutan Dumai langsung mengambil kebijakan menerapkan protokol kesehatan dengan cara memindahkan penghuni yang dikonfirmasi posiyf covid 19 ke sel tahanan lain sehingga tidak bercampur dengan penghuni yang negatif.

Saat ini penanganan selain pemindahan penghuni sel juga dengan cara pemberian setiap hari vitamin dan minuman herbal dan penyemprotan disenfektan guna pemutusan penyebaran virus covid 19.

Pance Daniel Panjaitan, kepala Rutan Dumai mengatakan dari hasil swab tes ada sekitar 200 penghuni rutan kelas II B Dumai terkonfirmasi covid 19.

“Hasil akhir swab tes dari 925 penghuni rutan yang dilakukan terhadap penghuni rutan dan pegawai rutan. 200 warga dinyatakan positif terkonfirmasi covid 19 dan satu orang pegawai Rutan Kelas II B Dumai”tukas karutan.(G82)

Saat ini, situasi dan kondisi di Rutan kelas II B Dumai terkendali. Untuk memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan pihak rutan tidak membolehkan kunjungan keluarga narapidana sampai waktu yang belum ditentukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed