
Celahkotanews.com || Dumai – Hujan yang melanda kota dumai pada Senin malam hingga sore harinya begitu awet sehingga membuat di sejumlah titik di kota puteri tujuh ini terendam banjir.
Sejauh itu juga untuk memastikan kawasan yang terkena dampak pemerintah kota dumai melalui walikota dumai memerintahkan Plt.Kabag humas untuk mendata dan memantau titik yang terendam.
Sementara itu Riski kurniawan yang di jumpai di jalan sultan syarifkasim kota dumai mengatakan hujan dengan intensitas lebat tersebut membuat sedikitnya ada 15 lokasi terendam bajir hujan.
“Sesuai hasil pendataan kita sedikitnya ada 15 lokasi terendam,dan banjir tersebut murni di akibatkan hujan yang melanda kota dumai,”ujar Riksi kurniawan.
jalan yang kebanjiran air setinggi kurang lebih 30 sentimeter antara lain di beberapa lokasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Sadar, Jalan Baru, Jalan Hasanuddin, Jalan Sukajadi,jalan meranti laut,jalan husni thamri dan beberapa permukiman.
Meski kota dilanda hujan dengan curah menengah dan deras, sebagian pengendara sepeda motor menerobos banjir untuk ke tempat kerja.
“Hujan begini lama berhentinya, ya, terpaksa harus kita tempuh juga untuk bekerja meski hujan hujanan dan jalanan banjir,” kata seorang pekerja swasta Iwan, Senin.
Ia mesti berhati-hati agar tidak terperosok ke lubang dan agara sepeda motornya tidak mogok terkena air.
Warga lain, Andika, menunda pergi bekerja karena khawatir hujan membuatnya basah kuyup dan kendaraannya mogok. Ia memanfaatkan waktu di rumah untuk menampung air hujan.
“Hujan ini berkah dan bak penampungan air di rumah jadi terisi penuh,” kata Andika.
Ruas jalan di Kota Dumai kerap digenangi air ketika diguyur hujan karena kondisi drainase saluran air belum baik dan sering tersumbat tumpukan sampah.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Permukiman Kota Dumai Muhammad Nasir baru ini mengatakan, akibat terendam air membuat hampir separuh dari total ruas jalan dalam kota mengalami kondisi rusak dan diperlukan perbaikan.
“Kondisi rusak sebagian jalan dalam kota karena selokan tersumbat sampah dan saluran air tidak lancar, karena itu tahun ini direncanakan peningkatan sejumlah ruas jalan dan kegiatan pemeliharaan rutin,” kata Nasir kepada wartawan.
Sebelumnya, karena kondisi jalan banyak berlubang ini, Dinas PUPR sejak akhir 2016 hingga sekarang terus melakukan kegiatan pemeliharaan jalan mendesak dibenahi untuk antisipasi kecelakaan dan kerusakan lebih parah, seperti di Jalan Budi Kemuliaan, Kelakap Tujuh, Baru dan lainnya.
Selain itu, agar kondisi jalan terus terpelihara, PUPR akan menormalisasi drainase di Jalan Jenderal Sudirman, Sultan Sarif Kasim, Hasanuddin dan Sukajadi.(ckn/ant)








3 comments