oleh

Surat Cinta Romantis Era90an “Ayo Siapa”

celahkotaNEWS.com || Ayo siapa yang pernah merasakan zaman dimana mencium bau kertas dan amplop surat yang harum,mungkim kamu ya kamu pasti tersipukan mengingat dimasa-masa itu.

Surat cinta yang kerap dilayangkan buat teman dan gebetan selalu di curahkan lewat goresan hati dan perasaan melalui surat cinta.

( Ada yang pernah bikin surat cinta ga, remaja tahun 90-an mungkin pernah ngalamin kali ya. soalnya jaman itu belum ramai handphone, internet, facebook dan semacamnya. Sarana komunikasi buat kekasih ya lewat surat )

Teruntuk
……… (NN)

Dindaku yang manis, saat kutulis surat ini aku berharap kamu sedang baik-baik saja disana. Seperti juga aku disini,riuh ramai, sibuk dan orang-orangnya hidup seperti di kejar bayangan sendiri.

Sejak sebulan menginjakkan kaki di kota ini, dan sejak itu pula kerinduan hati untuk bisa kembali menatap rona wajahmu dan bercanda gurau lagi dengan dindaku yang manis.

Dik, lewat surat yang kutitipkan pada (temanmu/NN) yang kebetulan bisa pulang minggu ini, aku hanya ingin bisa mengungkapkan persaan rindu aku padamu. Pada malam-malam yang ditemani suara bising kereta api, di belakang kontarakan dan rembulan yang menyapaku dan ku titipkan rindu padanya.

Ditemani nyamuk, dan riuh linggok pepohonan seolah mereka  menari kegirangan,meskipun hatiku berkecamuk rindu padamu,namun untaian kata itu hanya bisa aku tukisan lewat lembaran surat ini aebagai pengobat rinduku.

Harumnya kembang di deoan rumahku ini seolah aku menemukan aroma wangi rambutmu, dan ku tahu shampoo yang kau pakai yang kubelikan di pasar jongkok tempo hari.

Sungguh dindaku yang manis aku tak akan bisa melupakanmu sedetik saja. Dan aku takkan pernah berpaling darimu.

Oh ya bersama surat ini pula ku belikan adik sebuah kalung,agar cinta ku dan kamu selau terikat, Jangan lupa ya di pakai sehinga liontin mainanya selalu ada didadu,sehinga cintamu tidak akan terbagi untuk orang lain dan terus ingat padaku yang ada di rantau.

Malam yang semin larut angin spoi-sepoi menerpa wajahku,membuat mata ini terbuat hayut membanyangkan wajahmu bermain di kelopak mataku,sehingga membuatku jadi terhayut ketemoat tidur,aku sudahi dulu sampai disini. Salam kangen dan sayang

Dariku yang selalu mencintaimu

( …”… )

Nb : empat kali empat enambelas, sempat gak sempat harus dibalas.

begitulah sepengal kisah cinta lewat surat yang kami rangkun dari bwrbagai sumber,kisah cinta pada zamanya.(ckn/internet)

Editor : Khairul Iwan
Sumber : berbagai sumber
Fòto: [email protected]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed