DUMAI – Ikatan Keluarga Jawa dan Sekitarnya (IKJS) Kota Dumai sepakat untuk kembali mengaktifkan organisasi yang telah lama vakum akibat kekosongan kepengurusan. Kesepakatan tersebut diambil melalui rapat panitia yang dihadiri sesepuh dan tokoh tokoh masyarakat Jawa, Senin malam (1/6/2026), di kediaman Wakil Wali Kota Dumai.
Rapat tersebut membahas berbagai persiapan teknis dan organisatoris guna memastikan pelaksanaan MUBES Luar Biasa IKJS yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026 di gedung IKJS Jalan Semangka Kota Dumai, dapat berjalan lancar dan sukses.
MUBES Luar Biasa ini menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali IKJS yang selama beberapa tahun terakhir vakum akibat kekosongan kepengurusan. Para sesepuh, tokoh masyarakat Jawa, dan pengurus IKJS yang hadir menyatakan komitmen bersama untuk mendukung kebangkitan IKJS sebagai rumah besar masyarakat Jawa dan sekitarnya di Kota Dumai.
Ketua Panitia Pelaksana MUBES Luar Biasa, Bambang Hardiyanto, mengatakan bahwa pelaksanaan MUBES berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKJS serta hasil rapat yang telah dilaksanakan bersama para tokoh masyarakat Jawa dan pengurus IKJS.
“Dasar kita adalah AD/ART IKJS serta hasil rapat pada tanggal 27 Mei yang kemudian dilanjutkan dengan rapat pada 1 Juni 2026. Rapat tersebut dihadiri para sesepuh, tokoh masyarakat Jawa, dan pengurus IKJS Kota Dumai,” ujar Bambang.
Sementara itu, Sekretaris Panitia MUBES Luar Biasa, Hariyadi Suparlan, menjelaskan bahwa gagasan menghidupkan kembali IKJS mendapat dukungan penuh dari para sesepuh, pengurus IKJS sebelumnya dan tokoh masyarakat Jawa di Kota Dumai.
“Masukan dan pendapat dari para sesepuh serta tokoh masyarakat Jawa semuanya sepakat untuk menghidupkan kembali IKJS yang sudah lama vakum akibat kekosongan kepengurusan. Sebelumnya kami melakukan silaturahmi dan sowan kepada beberapa sesepuh untuk menyampaikan kondisi IKJS saat ini. Alhamdulillah, seluruhnya memberikan respons yang sangat baik dan mendukung pelaksanaan MUBES Luar Biasa,” jelasnya.
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan dan kunjungan kepada para sesepuh Jawa.
Dalam pelaksanaan MUBES nanti, peserta yang diundang terdiri dari seluruh pengurus lama IKJS, KSB IKJS tingkat kelurahan, paguyuban sosial Jawa, paguyuban seni budaya Jawa, serta tokoh masyarakat Jawa dari kelurahan yang belum memiliki paguyuban maupun kepengurusan IKJS.
MUBES Luar Biasa dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di Gedung IKJS. Sementara itu, pengukuhan pengurus baru hasil MUBES direncanakan dilaksanakan pada malam 1 Suro 1448 Hijriah.
Dukungan terhadap pelaksanaan MUBES Luar Biasa juga disampaikan tokoh masyarakat Jawa yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto.
“Saya mendukung penuh dilaksanakannya MUBES Luar Biasa ini dan berharap IKJS dapat kembali eksis seperti masa-masa sebelumnya. Sebagai rumah besar masyarakat Jawa dan sekitarnya, IKJS harus menjadi wadah pemersatu, tempat berhimpun, menjaga nilai-nilai budaya, mempererat tali persaudaraan, serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Jawa untuk bersama-sama membesarkan kembali organisasi tersebut.
“Mari kita besarkan kembali IKJS. Bagaimana ke depan IKJS dapat kembali berjaya dan menjadi rumah besar yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Jawa di Kota Dumai,” tambahnya.
Dukungan serupa disampaikan Agus Miswandi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Dumai.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan MUBES Luar Biasa ini agar IKJS kembali memiliki kepengurusan yang definitif, kuat, dan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik. Kehadiran IKJS sangat penting sebagai wadah pemersatu masyarakat Jawa sekaligus sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
Menurut Agus, pihaknya bersyukur karena telah muncul gerakan bersama untuk mengaktifkan kembali IKJS yang selama ini vakum.
“Alhamdulillah, kami bersyukur ada semangat dan gerakan bersama untuk menghidupkan kembali IKJS. Kami berharap IKJS dapat menjadi induk organisasi dan tempat berhimpunnya masyarakat Jawa di Kota Dumai, sekaligus mampu mengayomi organisasi-organisasi Jawa lainnya yang ada di tingkat kecamatan hingga kelurahan,” katanya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Jawa yang juga Anggota DPRD Kota Dumai sekaligus mantan Ketua IKJS Dumai, Supriyanto.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan agenda organisasi, MUBES seharusnya dilaksanakan pada tahun 2022. Namun karena beberapa kendala, agenda tersebut tidak dapat terlaksana sehingga terjadi kekosongan kepengurusan.
“Untuk itu kami mendukung penuh dilaksanakannya MUBES Luar Biasa ini guna memilih ketua dan pengurus IKJS Dumai yang baru sehingga organisasi ini dapat hidup dan bergerak kembali,” ujarnya.
Supriyanto menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat Jawa memiliki tanggung jawab moral untuk membesarkan organisasi tersebut.
“Kita semua memiliki tanggung jawab, khususnya saya sebagai mantan Ketua IKJS bersama pengurus lainnya, untuk membesarkan dan memajukan IKJS. Kami sebagai bagian dari organisasi mempunyai tanggung jawab untuk mendukung dan menyukseskan MUBES Luar Biasa ini,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya koordinasi yang baik antar tokoh dan masyarakat Jawa dalam upaya membentuk kembali kepengurusan IKJS.
“Alhamdulillah, kami telah melakukan koordinasi bersama saudara-saudara kita untuk kembali membentuk kepengurusan IKJS. Tugas kami hari ini adalah memastikan MUBES berjalan lancar. Tentunya kami membutuhkan dukungan dan bantuan dari seluruh masyarakat Jawa agar pelaksanaan MUBES dapat berlangsung sukses tanpa kendala,” tutup Supriyanto yang juga menjabat sebagai PLT Ketua IKJS Dumai. (wan)










