Sejumlah IRT Di Dumai Resah,Di Duga Beredarnya GAS Oplosan

2017-01-27_09-24-37
Ilustrasi

Celahkotanews.com || Dumai – Sejumlah warga ibu rumah tangga di Kota Dumai kini resah dan mencurigai beredarnya gas elpiji ukuran tiga kilogram oplosan karena isinya cepat habis tidak seperti biasa.

“Ibu lainnya juga heran isi tabung gas elpiji tiga kilo cepat habis, padahal biasanya cukup untuk 15 hari, tapi sekarang baru seminggu sudah kosong,” kata Yuni, warga Jalan Hasanuddin Dumai, Kamis Kemarin.

Kecurigaan lain mulai beredarnya gas oplosan ini karena saat membuka segel tutup tabung gas kemasan plastik yang biasanya sulit dan keras, namun sekarang hanya diputar sudah terbuka.

Padahal, ia mengatakan biasanya untuk membuka tutup tabung gas perlu menggunakan alat tajam seperti pisau atau gunting untuk merobek segel plastik kemasannya.

“Biasanya membuka tutup tabung gas pakai pisau atau gunting karena merekat kuat, tapi pas beli gas baru ini tutupnya hanya diputar dan enteng sekali segel dicabut,” sebutnya lagi.

Warga lain, Sri, juga mengaku curiga karena setiap beli tabung gas segel penutup bisa dicabut mudah pakai tangan, biasanya kalau yang asli akan kuat merekat pada mulut tabung dan sulit dicopot.

Kondisi ini dikhawatirkan warga karena jika seandainya benar elpiji tabung “melon” oplosan sudah beredar, maka jelas akan meresahkan dan merugikan konsumen. Karena itu, mereka berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengusut apa benar produk tersebut elpiji oplosan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai Zulkarnain mengatakan terkait dugaan peredaran gas oplosan, akan segera menurunkan petugas pengawas ke lapangan menindaklanjuti keluhan warga tersebut.

“Oke nanti kita cek langsung, saya sedang rapat di pekanbaru,” kata Zulkarnain.(ckn/ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. Pingback: Click Here
  2. Pingback: beteazy24