oleh

Sebagian Aset PJU Dumai Digondol Orang Tak Bertanggungjawab

DUMAI– Sejumlah aset Pemerintah Kota Dumai dan Pemerintah Provinsi Riau yang ada di Kota Dumai lesap digondol maling.

Aset pemerintah khususnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) sempat tidak berfungsi dan bahkan sampai saat ini ada yang sudah tidak dapat difungsikan lagi karena ulah jahil oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Eko Wardoyo didampingi Vera Kepala Bidang Prasarana mengatakan, akibat pencurian tersebut Dishub Dumai mengalami kerugian jutaan rupiah.

Diakuinya, beberapa bulan belakangan ini kasus pencurian kabel listrik meningkat. “Selain mencuri kabel listrik PJU, kabel listrik Traffic Light di Simpang Bundaran Jalan HR Subrantas baru-baru ini juga hilang digasak oknum-oknum warga yang tidak bertanggungjawab.” Kata Eko Wardoyo, Kamis (30/9).

Lanjutnya, jika ditotal, panjang kabel listrik yang dicuri mencapai 100 meter dengan total kerugian jutaan rupiah.

“Beberapa kasus sudah kami laporkan ke Polsek Dumai Barat. Semoga pihak kepolisian berhasil membekuk pencuri kabel listrik PJU untuk memberikan efek jera,” harap Eko.

Lebih lanjut dijelaskannya, lokasi kabel listrik PJU yang hilang seperti PJU di Jalan Batu Bintang, Jalan Janur Kuning dan PJU di Jalan Soekarno Hatta.

Selain menggasak kabel listrik, oknum-oknum warga yang tidak bertanggungjawab juga menggasak solar sel dan baterai lampu PJU tenaga Surya di Jalan Janur Kuning Jaya Mukti dan di Jalan Soekarno Hatta, kamipun kehilangan Travo Listrik di Jalan Soekarno Hatta

Kami himbau masyarakat ikut peduli menjaga aset milik Pemerintah apalagi aset tersebut untuk kepentingan umum seperti lampu PJU, traffic light dan lain sebagainya.

Akibat pencurian tersebut, lampu jalan banyak yang mati termasuk lampu traffic light di simpang Bundaran Jalan HR Subrantas sempat padam beberapa hari. Namun saat ini sudah berfungsi kembali.

“Untuk itu kami berharap, bila melihat hal-hal yang mencurigakan, apalagi melihat ada oknum-oknum yang merusak fasilitas umum segera lapor ke instansi terkait,” pungkasnya. (Tim)

News Feed