Celahkotanews.com || Bengkalis – Sejumlah rekanan di Bengkalis tahun 2016 terpaksa gigit jari, pasalnya pembayaran untuk termen pekerjaan yang sudah selesai tidak bisa di bayarkan oleh Pemkab Bengkalis dikarenakan kas daerah kosong.
Untuk meluahkan kekesalan tersebut sejumlah spanduk curhatan dipasang di kantor Bupati dan DPRD Bengkalis sejak, Senin (02/01/2017).
Salah satu spanduk yang dipasang di kantor wakil rakyat tersebut “Bapak Anggota DPRD Bengkalis Tolong Pertanyakan ke Pemda Bengkalis Tentang Hak Kami Yang Belum dibayar TA 2016”.
Seperti diungkapkan Fitra Budiman, Ketua Gabungan Pengusaha Kontruksi Nasional (Gapeknas) Kabupaten Bengkalis, bahwa pemasangan spanduk ini ingin menyampaikan aspirasi dan solusi terhadap termen pekerjaab yang belum dibayarkan sampai saat ini.
S”panduk yang kami pasang ini merupakan wujud rasa prihatin dan kepedulian kami sesama rekanan dan ada solusi terhadap pembayaran termen pekerjaan kami, “kata Fitra Budiman, Selasa (03/01/17).
Selain itu Fitra Budiman mengatakan bahwa Gapeknas juga telah mengirimkan surat ke Bupati dan ditembuskan ke DPRD Bengkalis
terkait persoalan termen yang belum dibayarkan.
“Hari ini kami juga menyurati Bupati Bengkalis meminta klarifikasi dan ditembuskan ke DPRD Bengkalis,”ungkapnya lagi.
Sebelumnya, Bupati Bengkalis Amril Mukminin didampingi Kepala Bagian Keuangan Setda Bengkalis Bustami HY menyampaikan bahwa DBH dari Pemerintah Pusat hingga Triwulan IV belum diterima Pemkab Bengkalis.
Kondisi tersebut memicu proses pencairan dana sekitar Rp 200 miliar ke seluruh rekanan untuk sementara waktu terpaksa tertunda.
Penulis : alfisnardo
Sumber : Halloriau.com














5 comments