oleh

Istri Nikah Siri, Suami di Dumai Lapor Polisi

-Hukrim-81 views

DUMAI – Juliono melaporkan istrinya berinisial LE ke Polres Dumai. LE diduga menikah siri dengan laki-laki lain tanpa persetujuan suami.

LE diketahui warga Kelurahan Batu Teritib, Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Suaminya melaporkan Istrinya yang menikah siri lantaran belum resmi bercerai baik secara agama maupun secara hukum negara.

“Saya sempat pisah dengan istri saya sekitar bulan Maret atau April 2023 setelah terjadi percekcokan antara kami berdua. Sempat didamaikan namun tak kunjung selesai lalu karena ribut keluarga dan disitulah kami sudah tidak serumah lagi dan istri saya tinggal bersama orang tuanya. Tiba-tiba saya dapat informasi istri saya ini sudah nikah dengan pria lain, padahal statusnya masih istri sah saya,” ungkap Juliono, Selasa (10/10/2023).

Juliono memgaku menerima laporan dari ketua RT pada Selasa (8/8/2023) yang menyebutkan kalau istrinya (LE) telah menikah lagi dengan seorang laki laki berinisial MS, lengkap dengan bukti foto pernikahan dan surat keterangan nikih sirih LE. Dengan bukti tersebut, Juliono kemudian melaporkan istrinya ke Polres Dumai.

Setelah menjalani proses penyelidikan dan pemeriksaan dan mengambil keterangan para saksi, pihak kepolisian menetapkan LE sebagai tersangka pada 18 September 2023 namun tidak dilakukan penahanan.

Sementara itu, Refi Yulianto selaku penasehat hukum Juliono mengatakan, yang jadi permasalahan disini adalah tidak ditahannya tersangka LE oleh pihak kepolisian, sementara berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan dari penyidik tertanggal 18 September 2023 yang diterima kliennya dari penyidik Polres Dumai mengatakan kalau penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, penyidik telah melakukan gelar penetapan tersangka dan telah melakukan penahanan terhadap LE di Rutan Polres Dumai.

“Bahwa kenyataan keterangan yang tertuang dalam SP2HP Penyidik tertanggal 18 September 2023 sangat berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan, dimana klien kami menemukan tersangka masih bebas berkeliaran dan kami sangat menyayangkan hal itu,” ujar Refi.

Sementara itu Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Bayu Ramadhan membenarkan pihaknya ada menangani perkara dugaan poliandri dengan tersangka LE tersebut.

“Benar kita ada menangani perkara dugaan Poliandri dengan tersangka LE. LE saat ini tidak dilakukan penahanan dan wajib lapor. Hal itu bisah saja berdasarkan objektivitas dari penyidik yang menilai tersangka tidak perlu ditahan,” ujar AKP Bayu.

Lanjutnya, tersangka memang tidak ditahan dan wajib lapor setelah keluarga korban melakukan permohonan penangguhan penahan. Pungkasnya. (rls/wan)