
Celahkotanews.com || Dumai – Tiada yang dapat mengira dan menduga Kebakaran hebat kembali terjadi pada rabu pagi sekira pukul 9:24 wib di jalan berembang gang pala RT 01 kelurahan laksemana kecamtan dumai kota sedikitnya 6 petak rumah harus direlakan sang pemilik di lalap sijago merah.
Api yang merah menyala dengan di temani asap hitam tebal membumbung tinggi seolah dengan perkasa menghanguskan seisi bangunan tiada ampun,pekikan,teriakan serta raungan serine mobil pemadam pun mulai berdatangan untuk menjinakan api tersebut,ribuan pasang mata tertuju pada satu arah menyaksiakan si jago merah melalap rumah warga.
Gerumuh di hati seakan memabawa pilu bagai mana tidak AL seorang korban saat di jumpai dumai vision di sela kebakaran dengan mata yang berkaca dan berlinang air mat ajatuh dari sudut kelaopak mata mengisahkan saat terjadi musibah tersebut. Apai datang dari belakang rumah dengan cepat memebesar.

“kala itu saya sedang tidur di tengah rumah tiba-tiba ada seseorang yang berlarian memangil dan membangunkan saya ( al) mengatakan ada api,sekita itu pula saya terbangun dan melihat api sudah membesar di dari belakang rumah dengan asap yang tebal tanpa pikitr panjang saya berteriak dan mohon bantuan sekita pula masyrakat dengan alat seada memadamkan api,’ kisah al.
Selain itu dengan musibah ini para korban berharapkapada pemerintah kota dumai untuk mepermudah segala bentuk urusan surat menyurat yang ikut terbakar.
“tak ada yang tersisa semuanya ikut terbakar seperti surat menyurat,semuanya habis kami berharap kepada pihak pemerintah kelak kami mengurus untuk dapat di permudah ,”ujar al

Lain pula dengan ibu rohani (42)th,kala musibah itu terjadi beliau sedang tidak berada di rumah dan betapa kagetnya ketika pulang melihat seisi rumahnya sudah tidak adalagi.Dengan uraian mata ibu ronai tdika dapat membendung butiran airmatanya dengan terisak-isak dia berkata pilu dan sedih.
“Pada jam 8 pagi saya harus kesekolah anak saya untuk membayar SPP ,kalau tak bayar anak saya tidak bisa ikut ujian kata salah seorang oknum guru di SMK yang ada di Purnama ,namun usai dari sana saya lansung pulang melihat rumah sudah terbakar tak ada yang tersisa cuman kipas angin ini sajalah yang Nampak,” kata ibu rohani
Sementara itu camat dumai kota buhdi hasnul yang kala musibah itu terjadi berada diloksi di jumpai celahkotanews.com secara langsung mengatakan bahwa saat ini pihak kecamatan telah membanguan tenda darurat sementara untuk menampung para korban musibah kebakaran tersebut selain itu pihak kecamatan pasca kebakaran akan mendata ulang surat menyurat yang ikut terbakar agar nanti para korban ini dapat di mudahkan dalam pengurusan kembali.
Selain itu juga dalam musibah kebakaran di jalan berembang gang pala tersebut tidak ada menelan korban jiwa,dibantu 6 unit mobil pemadam kebakaran api berhasil di jinakan,sementar itu di perkirakan kerugian dari musiabah tersebut mencapai ratusan juta
Terhampar dalam luka bagi keluraga korban,musibahh itu datang lagi, yang menimpa saudara-saudra kita di keheningan pagi yang cerah namun mencekam dengan kobaran api Diujung penantian masyarakat sekitar bahu membahu mambatu untuk menyelamatkan dan mejinakkan sijago merah yang meluluh lantahkan banguan.
Tergambar dalam guratan warna –warni merah menyala dengan asap menghitam melintang dengan sembutran air dari petugas kebakran dan masyrakat yang bahu membahu , merah mentari mulai menyikap pagi guratan air pun dapat membasahi bangunan.
Dalam derap langkah hari Kembali ke lorong-lorong kenangan bersaksi seirama menghitung Kita melihat betapa ganas si jago merah melahap tiada ampun, bercerita tentang waktu yang terjadi dan yang pergi Dan musim yang berlalu Di hati masih ada tanda Tanya tanya ingin lepas Dari jendela-jendela yang tertutup Mengintip celah-celah kelam ,namun ada sepenggal harapan Tersimpan di sana,mestinya musibah terjadinya kebakaran tersebut bukanlah satu kehendak.(ckn)
Editor : ckn
Penulis : khairul iwan








2 comments