Berita Terbaru Celoteh Pak Usu

Tak Ada Yaang Suka ‘KALAH’

celahkotaNEWS.com || DUMAI – Tak ada yang suka kalah,bahkan mereka yang kecanduan. Tapi tetap saja mereka terus bertaruh. Jika bandar selalu menang, kenapa tidak sekalian menaruh uang? Orang-orang yang kecanduan mengatakan bahwa, meski kekalahan mereka bertumpuk, ada rasa yang membawa mereka kembali ke meja kartu atau mesin slot.

Jika seseorang kehilangan uang, mungkin malah kehilangan pekerjaan atau rumah sebagai dampak,bagaimana bisa rasa kepuasan itu melebihi pengorbanan.

Keberadaan gelper di Bumi Melayu ini sudah sangat menjadi-jadi tentunya ini kedepan akan menjadi polemik serta dampak negatif tersendiri di tengah kehidupan masyarakat,karena keberadaannya terkontaminasi dengan adanya duagaan sebagai sarang perjudian yang terselubung.

Banyak orang yang berpikir bahwa judi itu hanya ada di kasino, mendengar nama Las Vegas, Macau atau Genting, orang jadi apriori seperti mendengarkan sesuatu yang menakutkan.Tetapi justru sesungguhnya, hal-hal yang tidak diwaspadai lebih cendrung menghanyutkan orang dalam perangkap kecanduan.

Banya pula diantaranya yang terlena ,tentunya dengan modus-modus yang telah dikemas sedemikian rupa.

Awalnya seru!
Banyak orang yang menyesal karena tidak bisa lepas dari kebiasaan buruk satu ini.Pada awalnya terasa seru dan menyenangkan, tetapi setelahnya akan menjadi beban yang sangat berat untuk dilepaskan.

Siapa lagi yang harus aku datangi,untuk menebus semua ini.
Nominalnya yang berlipat-lipat setiap hari.Membuat merintis pikiran dan hati ini.Apa lagi yang bisa aku jual?Agar semua lunas terbayar,aku sudah tak memiliki apa pun.

Pernahkah kitq mengucapkan sebuah harapan untuk kehidupan kita?. Pasti sudah pernah bukan, mengajukan sebuah harapan agar kehidupan kita lebih baik lagi.

Jika kau harap ingin memiliki banyak harta,maka perbanyaklah dalam bekerja.Jika kau harap ingin memiliki tahta,maka pandailah dalam bergaul dengan manusia.Jika kau harap memiliki rumah yang megah,maka kau harus berusaha tanpa kenal lelah.Namun, sejatinya harapan hidup bukan itu,semua yang kau pinta hanya sebuah angan semu.Yang ketika kau mati, tak perlu itu,janganlah kau terlena dalam sebuah nafsu.Keinginan dunia yang menuntun mu itu palsu.

Seperti jernih embun pagi
mengalir menderu membasahi pipi
mengalir membawa seribu kesesakan di hati.Isakan tak tertahan memecahkan keheningan
ketika hati berteriak karna segundah rasa.Meraung pun tiada guna karena seribu luka
tubuh terpaku diam tak berdaya
terpuruk karna dunia yang kejam
menyiksa dengan seribu kesedihan.(ckn).

Editor : Khairul iwan
Sumber : Dinagkar dari berbagai sumber
Foto : [email protected]

Related posts

Warga Kaget Bus Berpenumpang Terbakar Tiba-tiba

Celahkotanews

HPN 2018 dan HUT ke-7 PWI Riau, Wartawan Jangan hanya Mengkritik tapi Ikut Beri Solusi Membangun

Celahkotanews

Jangan Pernah Sakiti Orang Miskin

Celahkotanews

Leave a Comment