Berita Terbaru Sosial dan Budaya

Riau Punya Suku Akit,Suku Pedalaman

th(73)

Celahkotanews.com || Dumai – Suku Akit merupakan salah satu suku asli yang mendiami wilayah Provinsi Riau. Suku Akit merupakan suku asli yang mendiami wilayah Pulau Rupat tepatnya di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Suku ini telah lama mendiami pulau ini sebelum suku-suku lainnya menjadikan pulau ini sebagai tempat tinggal. Mata pencarian Suku Akit adalah dari berburu dan meramu. Saat ini Suku Akit telah banyak berbaur dengan masyarakat lainnya.

Untuk menjaga keberadaan suku dan budaya asli di Tanah Melayu, pemerintah memiliki peranan dalam melestarikan,Inilah sisi lain melihat Riau melalui Suku Akit.

Bicara tentang pengembangan dan pelestarian budaya Suku Akit, menjadi suatu hal yang tidak bisa ditawar. Apalagi pada zaman modern ini, khususnya generasi muda sekarang yang sedang berada dalam pengaruh budaya luar, yang masuk tanpa bisa ditolak sebagai akibat dari arus informasi dan globalisasi. Maka pengembangan budaya yang berakar pada budaya setempat, memang harus digalakkan.

Dengan menggalakkan seni yang berakar dari tradisi, maka generasi muda akan mempunyai penyaring sebagai media penyeimbang, sehingga mereka akan tetap tumbuh dan berkembang menjadi sebuah generasi yang tidak kehilangan jati diri.

Sejalan dengan pandangan di atas Pemerintah Propinsi Riau umumnya memandang pengembangan kebudayaan suku Akit merupakan salah satu kebijakan yang sangat strategis dalam pembangunan di Propinsi ini dan Khusnya kabupaten dan kota yang ada di Riau.

Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan tradisi seni dan budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, sudah sepatutnya even-even seperti ini Pengesahan seni budaya secara berkelanjutan harus dilaksanakan, agar nilai-nilai seni dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat tetap terpelihara dan dapat diwariskan kepada generasi muda secara turun temurun.

Pembangunan yang tepat bukan berarti menghilangkan adat istiadat atau kekayaan budaya pada suatu daerah. Namun sebenarnya, memajukan potensi dan kekayaan yang ada pada daerah tersebut. Jika pembangunan malah menghilangkan adat istiadat, maka masyarakat akan kehilangan jati dirinya. Mengingat nilai budaya masyarakat merupakan salah satu modal sosial yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan pembangunan.(ckn)

Related posts

Pj Walikota Lepas 280 CJH Kota Dumai

Celahkotanews

Status Cagar Budaya Dicabut, Masjid Raya Senapelan Pekanbaru Kini Berstatus Struktur Budaya

Celahkotanews

Wanita Setia..?

Celahkotanews

Leave a Comment