CKN – Rencana pembangunan pangkalan militer di Natuna Utara dan kawasan timur Indonesia merupakan kelanjutan dari program pemerataan pembangunan Indonesia.
“Fokus pembangunan dari kawasan timur dan pulau-pulau terdepan Indonesia sudah menjadi program Presiden Joko Widodo sejak periode pertama,” kata Anggota Komisi I DPR Willy Aditya di Jakarta,dilansir dari halaman jpnn Minggu (12/1).
Willy mengatakan, rencana tersebut merupakan evaluasi atas program pembangunan presiden sebelumnya. Termasuk pembangunan kawasan pertahanan Indonesia di Natuna dan Indonesia Timur.
“Jadi ini program pembangunan yang tertunda saja,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem ini menggarisbawahi, pembangunan pangkalan militer di Natuna dan wilayah lainnya bukan karena reaksi atas pelanggaran Tiongkok terhadap ZEE Indonesia.
Selain itu, membangun basis-basis pertahanan wilayah adalah upaya untuk menegakkan hukum dan kedaulatan negara. Dia mengingatkan bahwa salah satu amanat dari pelaksanaan Hukum Laut Internasional PBB alias UNCLOS 1982 oleh negara pihak adalah juga menjaga deklarasi dan pengakuan kedaulatannya.
“Membangun pangkalan militer itu bukan bertujuan pamer kekuatan. Itu amanat menjaga stabilitas perdamaian dunia. Jadi kalau kita tidak membangun pangkalan pertahanan, justru kita telah melanggar amanat,” katanya.
Ia berharap rencana pembangunan pangkalan pertahanan yang dilakukan pemerintah tidak dihubungkan dengan perlombaan senjata apalagi upaya ekspansi wilayah.
Aditya pun mendukung penuh rencana pemerataan pembangunan pertahanan di seluruh kawasan Indonesia terutama di wilayah yang memerlukan konsentrasi khusus.
“Visi poros maritim yang digagas pada periode pertama Jokowi harus dilanjutkan. Satu persatu kita bangun semua basis pertahanan maritim Indonesia untuk menegakkan hukum dan kedaulatan negara. Infrastrukturnya, ekonomi masyarakatnya, dan tentu kekuatan aparat keamanannya dibangun semua secara komprehensif,” katanya.
Willy kembali menegaskan pembangunan wilayah pertahanan juga harus diikuti dengan penguatan sumber daya manusia.
“Penguatan Badan Keamanan Laut mutlak diperlukan. Insfrastrukturnya kita siapkan termasuk jumlah personilnya,” ujarnya. (antara/jpnn)
Sumber :jpnn
Foto : KRI Tjiptadi ikut disiagakan untuk mengamankan Laut Natuna. Foto: Antara Kepri/ Cherman








Everything about this post screams excellence!
I can’t believe how much I loved this — fantastic job!
This fueled my motivation instantly — thank you!
Great job — your writing just keeps getting better.
Absolutely brilliant — I’ll be bookmarking this!
Your ability to communicate ideas is exceptional.
Your energy is absolutely unmatched — fantastic read!
Your enthusiasm makes this post unforgettable!
This is insanely good — bookmarking immediately!
What a wonderfully written and informative post.
You communicate ideas with so much ease and clarity.
This was both insightful and enjoyable — perfect combination.
You make complicated concepts feel effortless.
You’re becoming one of my favorite writers online.
This post shines with passion and energy — fantastic!
Your attention to detail really shines through.
This was so enjoyable to read. Thank you for sharing it!
Such a wonderfully written explanation.
You’ve turned a complicated topic into something enjoyable.
This content POPS — amazing job!
You’ve created something vibrant and exciting — amazing job!
piece engaging from beginning to end. Every point you make is
You turned a complex idea into an accessible read; the strong introduction created interest right away. It answered questions I did not realize I had. You made the subject feel relevant and interesting.