
CELAHKOTANEWS.COM || DUMAI- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai menggelar razia Yustisi dalam rangka menertibkan administrasi kependudukan yang dipusatkan di jalan raya ditengah kota Dumai, selama tiga hari dari empat hari yang akan dilaksanakan sudah ratusan masyarakat terjaring dalam razia teraebut.
Razia ADM Kependudukan ini sebagai wujud nyata penegakan Perda No 6 Tahun 2007 tentang penyelenggaran pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Alhasil dari razia ini sebagian besar masyarakat kota dumai banyak yang tidak memiliki identitas dan juga masih banyak masyarakat kurang memiliki kesadaran untuk membawa identitas diri selama bepergian.
Kepala Satpol PP Kota Dumai Noviar Indra, kepada celahkotanews.com jumaat (7/8/15) mengaku prihatin masih banyaknya masyarakat yang belum tertib administrasi kependudukan saat berpergian keluar rumah.
“Kita sungguh prihatin jika masyarakat tidak tertib administrasi kependudukan ini. Cukup banyak yang kita jaring pada razia Yusti selama tiga hari ini. Kami imbau kepada masyarakat untuk tertib administrasi ketika bepergian,” imbaunya.
Sedangkan dalam razia Yustisi ini, pihaknya Pemko Dumai menggandeng TNI/Polri serta Kejaksaan Negeri Dumai dan Pengadilan Negeri Dumai. Bagi masyarakat yang tertangkap razia dan tidak membawa kartu identitas, maka langsung disidangkan dan di kenakan sanksi administrasi.
“Bagi masyarakat yang tidak membawa KTP dan tertangkap langsung sidang di tempat. Kemudian warga kita kenakan denda sebesar Rp50 ribu rupiah,bagi yang memiliki KTP namun tidak di bawa selama bepergian sedangkan bagi masyarakat baik masyarakat kota dumai mau pun pendatang yang tidak memiliki identitas sama sekali di kenakan denda sebesar Rp 100 ribu rupiah,sebagaimana amanat dari Perda,” jelas Noviar Indra, saat di hubungi celahkotanews.com
Dikatakannya, bahwa kegiatan razia Yustisi ini akan berlangsung salama empat hari kedepannya. Langkah ini diambil guna memberi efek jera bagi masyarakat yang belum tertib administrasi kependudukan selama berada di luar rumah.
“Selama empat hari ini kita akan terus melakukan razia. Kami harapkan kepada masyarakat untuk sadar dan tertib administrasi kependudukan. Padahal dengan kita tertib itu cukup memberikan kepemudahan bagi kita sendiri,” jelasnya.
Ditambahkan dia, “Terutama saat berada diluar rumah atau sedang berkendara dijalanan, sebab ditakutkan jika terjadi kecelakaan, namun seseorang tersebut tidak membawa identitas diri, maka akan menimbulkan kesulitan untuk menghubungi keluarganya.”
Sejauh ini Untuk titik yang akan dijadikan tempat melakukan razia Yustisi ini dipusatkan dijalan protokol seperti Sultan Syarif Kasim, Jalan Sudirman, Jalan Soebrantas, Jalan Ombak, Jalan Sukajadi, dan beberapa jalan yang banyak dilalaui masyarakat Kota Dumai.
Razia yustisi memang merupakan agenda tahunan pemerintah kita dumai melalui kantor satuan polisi pamong praja dan disdukcapil kota dumai.(ckn)
Laporan : khairul iwan
Liputan. : Dumai








4 comments