
CELAHKOTANEWS.COM,DUMAI – Himpunan Penyedia Barang dan Jasa (Hipebaja) di lingkungan PT. Pertamina RU II Dumai masa bakti 2015 – 2018 resmi dilantik oleh Wakil Walikota Dumai di Gedung Sasana Mitra Bukit Datuk, Selasa (10/2).
Sebanyak 29 orang pengurus Hipebaja dilantik secara resmi oleh Wakil Walikota Dumai dan disaksikan oleh General Manager (GM) PT. Pertamina RU II Dumai, Komisi III DPRD Kota Dumai, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tingkat I Provinsi Riau, Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (Gapeknas) tingkat I Provinsi Riau, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) tingkat I Provinsi Riau, Pimpinan Bank se-Kota Dumai, Pimpinan Hotel se-Kota Dumai, dan tamu undangan lainnya.
Hipebaja merupakan himpunan yang terdiri dari vendor – vendor yang telah terdaftar dalam kepengurusan maupun keanggotaan PT. Pertamina RU II Dumai.
Dikatakan oleh Ketua Hipebaja yang baru dilantik, M.Noer, S.Sos, tujuan dari diadakannya kegiatan ini merupakan sebagai implementasi dalam mengakomodir antar sesama, bukan untuk kepentingan kelompok.
“Himpunan ini kita bentuk bersama adalah untuk kepentingan seluruh vendor yang ada di Kota Dumai, dan dengan berlatar belakangkan oleh cita-cita dan keinginan besar dari para vendor untuk dapat lebih bersinergi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai, khususnya PT. Pertamina RU II Dumai,” kata Noer.
Noer juga menegaskan kepada seluruh anggota dan pengurus Hipebaja bahwa dengan terbentuknya himpunan tersebut tidak menjamin bahwa seluruh anggota dan pengurusnya akan mendapatkan jaminan proyek atau tender-tender lainnya, melainkan keberadaannya adalah sebagai wadah pemersatu dan pengayom seluruh vendor yang ada di Kota Dumai, khususnya yang telah terdaftar dan tergabung pada PT. Pertamina RU II Dumai
“Tujuan kita adalah untuk mengambil peran serta yang aktif dalam pengadaan vendor-vendor terlatih dan profesional. Untuk itu marilah kita bersama-sama kita menjunjung tinggi etika dan menggalang kerjasama, jangan lagi ada terjadi gesekan-gesekan sehingga dapat menimbulkan permasalahan-permasalahan yang menyalahi etika antar sesama,” katanya.
Ia sebagai Ketua Hipebaja dan mewakili seluruh vendor maupun pengusaha penyedia barang dan jasa meminta kepada PT. Pertamina RU II Dumai agar kedepannya dapat lebih memberikan kesempatan kepada pekerja-pekerja lokal, dan diminta agar adanya transparansi dalam pengadaan lelang.
“Saya juga berharap agar kedepannya Hipebaja semakin mantap dalam menyiapkan tata kelola yang baik sebagai organisasi lokal dan organisasi sosial ekonomi untuk terus berperan aktif untuk memberikan pembangunan yang transparan dan berkeadilan,” pungkasnya.
Menanggapi permintaan yang dilontarkan oleh Hipebaja tersebut, I Nyoman Sukadana selaku GM PT. Pertamina RU II Dumai mengatakan bahwa pada dasarnya PT. Pertamina RU II Dumai selaku pemberi kerja selalu memberikan yang terbaik pada rekanannya, ” untuk itu saya meminta adanya timbal balik kepada rekanan yang mendapatkan pekerjaan tersebut untuk dapat bekerja dengan memenuhi asas-asas yang berlaku dan dapat memberikan jaminan kepastian atas pekerjaannya tersebut,” katanya.
Selain itu Nyoman juga mengucapkan selamat kepada Hipebaja, “semoga kerjasama dan koordinasi antar kita kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan atau borongan juga semakin terbuka lebar, dan diharapkan tujuan-tujuan dari keberadaan Hipebaja sendiri dapat dirasakan bersama,” tutup Nyoman.
Sementara Wakil Walikota Dumai, Dr.H.Agus Widayat mengajak seluruh anggota dan pengurus Hipebaja untuk meningkatkan profesionalisme dan Sumber Daya Manusia, “dan kemudian marilah kita tingkatkan inovasi, kreatifitas, dan etos kerja kita sehingga harapan bersama kita, bukan hanya himpunan ini dapat mendapatkan pekerjaan di lingkungan PT. Pertamina RU II Dumai tetapi dapat bersaing secara nasional maupun go internasional,” ajaknya.
Sebab menurutnya jika hal tersebut dapat terjadi, tentu kesejahteraan penyedia barang dan jasa yang ada di Kota Dumai semakin meningkat, khususnya bagi masyarakat Kota Dumai, “sebab bila itu terjadi, tentu dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta menyediakan lapangan pekerjaan. Untuk itu saya meminta kepada PT. Pertamina RU II Dumai dan perusahaan lainnya untuk dapat berkoordinasi dan bekerjasama untuk bagaimana meningkatkan pengusaha-pengusaha lokal (Kota Dumai) agar kesejahteraan mereka semakin terangkat,” tutupnya sembari berharap agar PT. Pertamina RU II Dumai dapat memberi perhatian lebih kepada penyedia barang dan jasa yang ada di Kota Dumai. (wdy/via)














2 comments