Berita Terbaru Lingkungan

Penanganan Darurat Banjir Dan Longsor Terus Dilakukan Di Kabupaten 50 Kota

2017-03-03_21-18-44
Foto /Net

Celahkotanews.com || Pangkalan – Penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Kab. 50 Kota, Sumbar, pada Jum’at, 03 Maret 2017 Pkl. 19 WIB masih terus dilakukan.Hujan deras sejak  Kamis, 2 Maret 2017, sampai saat ini  hujan msh berlangsung.

Akibatnya berdampak Terdapat 12 titik banjir genangan di 7 Kecamatan   dengan titik tertinggi dan terparah 1,5 meter di Kecamatan Pangkalan akibat meluapnya sungai Maek.

Sejauh itu pula jalan negara yang menghubungkan Sumbar – Riau terputus karena ada 9 titik lokasi longsor di wilayah Kecamatan  Pangkalan.Setakad ini sebanyak 13 titik longsor yang terjadi dikabupaten limapukuh kota.

Sesuai informasi Delapan (8) tertimpa longsor di KM 17 Koto Ala. Kecamatan Pangkalan di mana jalanbtersebut menghubungkan  Sumbar – Riau yang mengakibatkan sampai saat  ini sementara diketahui 4 orang mebibggal Dunia.

Setakad ini juga upaya yang dilakukan Tim gabunga  BPBD Limapuluhkota Bersama Polisi (Brimob),TNI,Basarnas,PLN,Dinas Sosial,Dinkes,Relawan  Berupaya membersihka  material longsor untuk menuju kecamatan Pangkalan yang terdampak banjir.

Sejauh itu juga BPBD limapuluhkota juga telah menghubungi BPBD Kabupaten Kampar Riau untuk membantu penanganan banjir di Kecamatan Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau tapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor.

Logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Kecamatan Pangkalan karena terhalang 3 titik longsor besar lagi yangg harus dibersihkan.

BPBD Provinsi Sumaterera Barat telah mengirim 1 unit perahu dan masih tertahan longsor bersama tim gabungan.

Untuk Kondisi terkini PLN mematikan listrik di beberapa wilayah terdampak banjir sehingga sulit berkomunikasi yang mengakibatlan pula di beberapa wilayah terjadi Blank Spot Signal

Terkait Pendataan warga terdampak banjir terutama di Kec Pangkalan belum dapat dilakukan dengan maksimal karena belum dapat tembus ke lokasi sehingga data jumlah KK/jiwa terdampak belum dapat terlaporkan.

 

Sumber :

Info lanjut hubungi Kalaksa BPBD Kab Limapuluhkota (Nasriyanto +6281374355411).Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts

Kesejahteraan Nelayan Terus Dikembangkan

Celahkotanews

Rencana Pembangunan Gedung Baru Dinas Pendapatan Kota Dumai Di Pertanyakan.

Celahkotanews

Nakal,Pedagang Nasi Remas Payudara Karyawati Swalayan

Celahkotanews

Leave a Comment