Berita Terbaru Hukrim

Ngaku Bisa Masuk Arwah Dewa,Arman Bin Bojet Tipu Warga Tionghua Hingga Puluhan Juta

images-79
Foto ilustrasi Sun gokong

Celahkotanews.com || Dumai –  Dibalik penangkapan Arman Bin Bojet (32), dukun palsu atau gadungan yang berhasil diamankan tim opsnal Sat Reskrim Polres Dumai pada hari Sabtu (08/10) lalu, ternyata memiliki cerita unik dibaliknya.

Sepanjang melakukan penipuan terhadap korbannya, Arman bin Bojet kepada jemaah kelenteng Beng Seng Tua yang berada di Jalan Nerbit Besar, RT. 016 Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan mengaku tubuhnya bisa dimasuki arwah dewa kera atau yang dikenal dengan nama Sun Gokong.

Dihadapan para jemaah yang sedang bersembahyang, kepada salah satu korbannya,ia bercerita  mendapatkan mimpi bahwa aura wajah korban sudah gelap, dalam waktu dekat ekonomi akan merosot serta mendapat musibah, dan didalam mimpi juga, ia bisa mengobati korban dengan syarat dan ketentuan.

“Korban yang ia sebutkan aura wajahnya sudah gelap, wajib menyantuni dan bersedekah kepada Fakir Miskin atau masyarakat tidak mampu di sekitaran RT. 016 jalan Nerbit Besar, berupa beras 10 Kg, sebanyak 71 karung,” ujar Kasat Reskrim Juper Lumban Toruan SIK, seprti dilasir dari xnewss melalui penyidik Bripka F. Simanjuntak.

Lanjutnya lagi, korban tidak dibenarkan menyumbang dalam bentuk beras, melainkan uang tunai dengan total Rp9 juta dibungkus dengan menggunakan kain merah, lalu dimasukan kedalam saku jubah dewa Sun Gokong yang berada di altar kelenteng, dan itu berkala hingga korban mengalami kerugian Rp70 juta.

“Dan ada beberapa orang korban yang telah menjalani ritual tersebut, sehingga Arman Bin Bojet dilaporkan kepada kepada pihak yang berwajib karena merasa ditipu dan mengalami kerugian mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Awal terungkapnya, Korban pertama yang membuat laporan, bertemu dengan korban yang terlebih dahulu menjadi korban Arman bin Bojet, korban pertama menceritakan ia telah mengeluarkan uang dari saku pribadinya sebesar Rp150 juta  dan menggunakan uang perusahaan sebesar Rp50 juta untuk biaya perobatan, namun tak kunjung ada perubahan.

Dari hal tersebut Polisi langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap Arman bin Bojet, pada saat ditangkap, Arman bin Bojet sedang berada dikediamannya dan berkumpul bersama keluarganya, dan mengakui perbuatannya telah melakukan penipuan terhadap beberapa orang suku tionghoa.

Ia mengaku uang yang diberikan korban tidak membelikan beras, melainkan dipakai untuk bermain di arena gelanggang permainan, dan dasar tersebut, penyidik menetapkan tersangka sebagai mana rumusan pasal 378 KUHPidana, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti serta bukti petunjuk dengan ancaman 5 tahun penjara.(ckn/red/xnewss)

Related posts

PAD Bandara Pinang Kampai Lampaui Target,Bandara Butuh Pembenahan

Celahkotanews

Istri Main Serong Segera Menjanda, Minta Pesangon Rp 40 Juta

Celahkotanews

Salut..! DiBawah Guyuran Hujan Petugas Kebersihan Ini Tetap Bekerja

Celahkotanews

Leave a Comment