Jokowi bangkitkan harapan rakyat Papua

CelahkotaNEWS974 Views

Saya menelepon kawan jurnalis di Papua akhir tahun lalu. Setelah mengucapkan selamat natal dan berjanji untuk saling mendoakan, kami berbincang tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Papua, 27-29 Desember 2014 lalu. Kamu harus catat, kunjungan Jokowi itu penting buat kami orang Papua. Kami jadi punya harapan, katanya.

Maka berceritalah kawan tadi:

Ah, berlebihan kalau saya mengatakan kami punya harapan. Saya yang punya harapan. Orang Papua ini macam-macam, saya tak berani mewakilinya, meskipun saya yakin, banyak orang yang punya harapan seperti saya. Harapan saja, sungguh bernilai.

Bayangkan, sejak Presiden Gus Dur diturunkan, orang Papua sudah tak punya harapan akan masa depannya bersama rakyat Indonesia. Tahu sendiri, Presiden Megawati, lebih percaya dengan suara lantang tentara daripada jeritan hati rakyat Papua.

Memang tidak gampang buat Megawati, yang pribadinya sulit didekati. Tidak sedikit tokoh Papua berhasil menghampirinya. Mereka mengklaim mewakili suara orang Papua. Padahal, sesungguhnya mengajukan urusan diri sendiri saja. Lihat saja, itu kelakuan para pejabat Papua yang lebih sering bersenang-senang di Jakarta daripada mengurus rakyatnya. Gaya hidup seperti ini sudah lama berlangsung.

Terus terang, ketika SBY terpilih jadi presiden, saya tak bernai membangun harapan. Betul dia menjanjikan otonomi khusus, dan lalu membuat undang-undang dan peraturan lainnya. Tapi, dari proses membuat undang-undang saja, saya sudah ragu, ini hanya basa basi. Sebagai tentara, SBY lebih percaya pada nalurinya: pendekatan keamanan. Apalagi dia juga dikelilingi oleh jenderal dan mantan jenderal.

Ada sih, secercah harapan disampaikan ke JK. Tapi, waktunya habis untuk mengurus ekonomi. Toh dia harus tahu diri, untuk urusan politik, menjadi kuasa SBY sepenuhnya. Makanya, kami bisa mengerti kalau JK seakan tak peduli dengan masalah Papua, apalagi Budiono yang memang tak punya pengalaman mengurus politik.

Saya pun bertanya: jadi apa yang membuat kamu dan orang Papua lain punya harapan, bahwa Presiden Jokowi bisa menyelesaikan masalah Papua?

Kawan saya menjawab runtut, sambil mengutip pernyataan dan janji Jokowi saat bertemu dengan orang-orang Papua beberapa hari lalu:

Pertama, Jokowi menyadari, masalah Papua bukan sekadar masalah sosial, ekonomi, dan politik, tapi juga masalah ketidakpercayaan antara rakyat Papua dengan pejabat Jakarta. Ini memang pangkal masalahnya, yakni orang Papua tidak percaya sama pejabat Jakarta, karena selain Presiden Gus Dur, yang lain hanya penipu; setidaknya janji-janji melulu. Jadi, saya bersyukur Jokowi menyadari pokok masalah ini.

Kedua, berbeda dengan pendahulunya yang selalu menjanjikan layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur; Jokowi berkomitmen untuk mendengarkan dan mengajak bicara rakyat Papua. Sikap dasar saya adalah membicarakan setiap persoalan yang ada di Papua dengan rakyat Papua, katanya.

Ketiga, tanpa mengabaikan laporan pejabat pusat maupun pejabat daerah yang mengurusi Papua, Jokowi bersungguh-sungguh untuk mendengarkan dan berbicara dengan rakyat Papua. Hanya Presiden Jokowi berani berjanji hendak mengunjungi Papua tiga kali setahun. Kalau kurang dari tiga kali, coba ingatkan saya, tegur saya, Pak baru dua kali, nanti saya datang, tegasnya di hadapan para ketua adat.

Saya menyela: lho bukannya itu baru janji-janji Jokowi?

Ini jawab kawan saya: kamu betul. Jokowi baru janji-janji. Tapi sungguh, itu sudah menumbuhkan harapan, manghidupkan kepercayaan. Mengapa? Ya, karena yang janji Jokowi. Kita sudah tahu rekornya, dia suka blusukan, dia suka jalan-jalan, dia suka menyapa rakyat, dan dia mau mendengarkan keluhan banyak orang. Itu kunci pertama untuk menumbuhkan kepercayaan rakyat Papua terhadap pemerintah Jakarta.

Memang mendengarkan dan membicarakan masalah Papua dengan rakyat Papua belum cukup. Butuh tindakan nyata. Namun tindakan nyata tidak guna jika tidak dilandasi saling percaya. Karena itu, keterbukaan adalah kata kunci lain untuk bisa saling percaya.

Saya pun menukas omongannya: bagaimana bisa bicara apa adanya, mau membuka dan memetakan masalah Papua dengan benar, kalau wartawan asing saja dilarang masuk Papua, kalau wartawan lokal saja sering dibuntuti intel?

Kawan saya pun tak kalah cepat membalas: Itulah bung. Presiden Jokowi harus diyakinkan untuk membiarkan Papua sebagai wilayah terbuka buat media asing, media nasional, maupun media lokal. Sebab, media bisa membantu menguak masalah Papua, sehingga mudah dicari jalan keluarnya. Jokowi tahu itu.

Kalau selama ini tertutup atau ditutup-tutupi jika muncul masalah, itu lebih karena para pejabat ingin mendapat untung dari masalah itu. Hari gini menyelesaikan masalah dengan cara tertutup, jelas tidak mungkin. Jokowi, jangan matikan lagi harapan kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 comments

  1. Giờ hãy cùng tìm hiểu chi tiết hơn về những đặc điểm nổi bật đã giúp 66B Casino ghi điểm trong mắt cộng đồng người chơi. TONY04-25

  2. slot365 thường xuyên tổ chức các giải đấu Slot với tổng giải thưởng lên đến hàng trăm triệu đồng để tri ân hội viên. TONY05-28

  3. It’s remarkable how his commitment to addressing the fundamental issues of trust and credibility has sparked genuine hope among the people, especially those from Papua who had given up on Indonesia. The mention of the phrase “mầm non mặt trời hồng hồ chí minh” (red sun rising in Hanoi) is a poignant reminder of the importance of positive change starting small steps. pejabat seakan

  4. ascent your work day with abrupt rivet. sum up a few drops of https://www.cornbreadhemp.com/collections/thc-drinks to your chocolate to get CBD for focus piece shine KO’d caffein screaming meemies. This CBD coffee compounding fork out smooth energy that keep on you fat. loose from additive, our organic fertiliser CBD oil color and CBD strike down bid houseclean patronise for busy pro. Switch to natural CBD Energy, search our CBD fund, buy flash CBD without conciliatory choice, and offset every break of day belief poise and focused with CBD!

  5. Mầm non đồng nai, sejak Presiden Jokowi menyapa rakyat Papua di kampungnya sendiri, semuanya berharap untuk masa depan yang lebih baik bersama Indonesia. Dalam situasi seperti ini, kita semua memiliki harapan, dan Jokowi menambahkan beberapa sentuhan baru kepada harapan tersebut, menciptakan kepercayaan yang luar biasa bagi rakyat Papua. Mami nggak terkecil juga bisa membangkitkan harapan kalau dia nggak sampe tiga kali berharap di Papua. mengajukan oleh

  6. Sổ tay mầm non đà nẵng Mình đang tìm kiếm thông tin cho bé nhà mình chuẩn bị đi học nên thấy tài liệu này thực sự rất hữu ích và cần thiết. Cảm ơn bạn đã chia sẻ một nguồn thông tin chi tiết và đầy đủ như vậy, giúp các phụ huynh ở Đà Nẵng bớt bỡ ngỡ hơn trong việc chọn trường cho con. Hy vọng sẽ có thêm nhiều bài viết tâm huyết như thế này để cộng đồng cha mẹ cùng tham khảo và hỗ trợ lẫn nhau trong hành trình nuôi dạy con cái. Lihat penting

  7. Wow, Jokowi’s initiative to visit Papua three times a year is truly inspiring! It reminds me of how I first heard about Mầm non hà nội – a place that had lost its charm but was revived through new efforts by its leaders and visitors. Just like Mầm non, many people in Papua once felt forgotten, yet Jokowi’s visits are making waves there too. lho berlebihan

  8. His commitment to improving education for the people of Papua is especially touching. The fact that he wants to visit Papua three times a year shows genuine concern and dedication to making a difference. Trường học phía nam, as someone who grew up in Papua, I can appreciate how much this could mean for the future of my hometown. Mereka kelakuan

  9. It reminded me of how even small gestures can make such significant impacts on a community like Papua’s that has been struggling under systemic neglect. The mention of “educational development” (Giáo dục miền bắc) in the second sentence added another layer of importance, emphasizing that education plays a pivotal role in breaking down barriers and fostering a brighter future for every citizen. menghampirinya bisa

  10. Mầm chòi lá Presiden Jokowi memang jadi salah satu perwakilan rakyat Indonesia yang berbeda di era kepemimpinan SBY, seperti yang dibuktikan oleh berbagai janji dan komitmennya. Namun, menurut kawan saya, ini hanyalah tindakan penentraman yang tercipta dari kepercayaan orang Papua bahwa Presiden Jokowi akan mencapai solusi masalah sejati untuk Papua. Masyarakat Papua memang perlu rasa percaya dan harapan besar atas upaya Presiden Jokowi, bukan hanya janji-kejanjiannya saja. disampaikan sih

  11. Trước cổng trường, con người Papua tengah menatap kejauhan kepalanya, mempersilahkan diri untuk kembali ke masa lalu yang terluka oleh ketidakpercayaan dan pemisahan antara rakyat Papua dan pemerintah Jakarta. Sejak Presiden Megawati menyatakan kemiskinannya dalam jangka waktu seminggu setelah diturunkannya, rakyat Papua telah dilupakan dengan sangat mendalam. Jokowi memperkenalkan harapan baru yang diproyeksikan sebagai perbaikan tersebut, meskipun sumber kepercayaan ini masih belum terbukti dalam proses pengambilan keputusan politik. bernilai Mengapa

  12. Việt Nam PreSchool Réources Mình thực sự cảm thấy những tài liệu này rất hữu ích cho các giáo viên mầm non đang cần thêm ý tưởng sáng tạo trong giảng dạy. Nhìn vào cách sắp xếp các học liệu, mình thấy được sự tâm huyết và chỉn chu mà người làm đã gửi gắm vào từng bài học nhỏ. Hy vọng sẽ có thêm nhiều chia sẻ chất lượng như thế này để cộng đồng giáo dục sớm của chúng ta ngày càng phát triển vững mạnh hơn. Cảm ơn bạn rất nhiều vì đã không ngần ngại chia sẻ những kiến thức quý báu này đến với mọi người. masa punya

  13. Mầm non việt nam, selama rakyat Papua telah kehilangan harapan pada presiden yang tidak mampu menyelesaikan masalah mereka, Jokowi dengan jelas memulai semangat dan harapan baru di kawasan ini. Dengan berbagai janji dan komitmen nyata, seperti mendengarkan aspirasi rakyat Papua, Jokowi telah membuka pintu untuk membuat rakyat Papua merasa bahwa masalah mereka tidak hanya akan dibiarkan begitu saja. Ia terlihat lebih peduli dan memahami kebutuhan rakyatnya dalam peranannya sebagai Presiden. pada akhir