Berita Terbaru Ekonomi

Jalin Kemitraan PT.Diamond Raya Timber Siapkan 4000 Ha Lahan Kemitraan kehutanan Untuk Warga Sungai Sepit

logolicious_20170921_195011
Foto Bersama Denngan Warga RT 09 Mekarsari Sungai Sepit – Kota Dumai

CelahkotaNEWS.com|| Dumai – Delapan Ratus (800)Kepala Keluarga (KK) masyarakat RT 09 Sungai Sepit Kelurahan Batu Teritip Bernapas Lega Bagai mana tidak hidup mereka yang selama ini berada dalam kawasan hutan yang selama ini belum jelas legalitasnya dan akirnya menuai hasil yang manis setelah adanya perjanjian kesepakatan pemanfaatan hutan dari Dirjen PSKL Kementerian LHK.

logolicious_20170921_194832
Kondisi Tempat Tinggal Warga RT 09 Sungai Sepit – Dumai

Sedikitnya 4000 Ha lahan yang berada dalam kawasan Hutan dgn menjalin  kemitraan bersama PT.Diamond Raya Timber lahan tersebut dapat dikelola bersama2 Hal ini mengacu pada Peraturan No P.83 MENLHK Tentang Perhutanan Sosial.

Sebagai mana dibunyikan bahwa untuk mengatasii kemiskinan, penggangguran dan ketimpangan pengelolaan/pemanfaatan kawasan hutan, maka diperlukan kegiatan Perhutanan Sosial melalui upaya pemberian akses legal kepada masyarakat setempat berupa pengelolaan Hutan Izin konsesi PT. DRT, dengan kerjasama  kemitraan Kehutanan ini,  masyarakat akan mendapat  pengakuan dan perlindungan hukum dari Negara. Masyarakat juga dituntut untuk menjaga kelestarian sumber daya hutan.

logolicious_20170921_194906
Ferdinan : Perwakilan PT.Diamond Raya Timber

Ferdinan Perwakilan PT.Diamaon Raya Timber saat mendapingi tiga orang staf dari ditjen PSKL di sungai sepit kelurahan batu teritib mengatakan.

“Untuk kemitraan yang kita laksanakan ini sesuai dengan aturan/ regulasi dari pemerintah yaitu dari dirjen PSKL,yang telah dicanagkan sesuai dengan peraturan P.83 tentang perhutanan sosial.Dalam hal iini perusahaan sangat berkesempatan untuk merangkul masyarkat yang telah terlanjur tinggal didalam kawasan hutan untuk dijadikan mitra perusahaan.Namun dalam hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan Pemerintah,”Terang Ferdinan

Lebih lanjut ferdinan juga menjelaskan terkait pembinaan kemitraan kepada masyarakat dalam mengelola lahan sebanyak 4000 Ha.

“Jadi Bentuk pembinaan kemitraan ini dalam bentuk tanaman tumpang sari untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai  dengan program Presiden republik indonesia yaitu Pajale,jadi dalam hal ini kita akan patuhi  aturan tersebut,” Terang Ferdinan

Selain itu pula salah satu Komodity unggulan yang akan di tanam dalam kawasan tersebut Berupa Jangung dan padi serta tanaman -tanaman lainya yg mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Salah satu Komodit yang akan kita tanam nanti yaitu jagung hal ini sesuai kesepakan dengan masyarakat,”ujar Ferdinan

Sementara itu dalam bentuk kemitraan yang telah di sepakati antara Perusahaa dan masyarakat serta di setujui oleh Pemerintah dengan luasan lahan sebanyak 4000 Ha.Tentunya masyrakat kedepannya dapat sejahtera  dan maju bersama perusahaan  dgn pembinaan secara berkelanjutan,  serta hasil dari tanaman lansung akan dipasarkan oleh pihak perusahaan sehingga masyarakat sekitar tidak lagi kawatir dalam memasarkan dan menjual hasil pertaniannya.

“Untuk Penampung tanaman jagung ini kita sudah ada dan kita tinggal mengarahkan kepada masyarakat atau kelompok tani untuk menjual hasil pertanian salah satunya adalah PT.Merak Emas,”Urai Ferdinan

Setakad ini pula dengan telah terbina jalinan kerja sama tersebut baik dari perusahan maupun masyarakat untuk saling bersamaan dalam menjaga kawasan hutan,karena tujuan utama dalam kemitraan tersebut adalah untuk mensejahtrakan masyarakat dalam hal peningkatan ekonomi,kemudian untuk menjaga kawasan hutan tersebut agar tetap lestari,serta yang ketiga agar tidak adanya terjadi konflik kedepanya baik antara perusahan dan masyarakat dan masyarakat dengan pemerintah.

Sejauh ini pula khusunya masyarakat sungai sepit mekarsari sudah mengerti dengan adanya pola kemitraan tersebut.

2017-09-21_19-44-18
Foto bersama Suryanto.Sp : Kordinator Petani Bersama tim.

Sementara itu Suryanto Kordinator Pembianaan kemitraan masyarakat sungai sepit menguraikan terkait pola tanaman.

“Saya sangat percaya bahwasanya kehidupan masyarakat di RT 09 ini akan sejahtera kedepan,dan kemitraan ini bukanlah hal yang mudah untuk kita proleh dengan telah terjalinya kerja sama ini sesuai dengan regulasi peraturan P83 tersebut kedepan diharapkan dapat membangkitkan sumber ekonomi kita,”Terangnya

Dalam pertemuan pemaparan yang dibhadiri 3 orango  perwakilan dari dirjen kehutanan disungai sepit tersebut RT dan masyarakat sekitar kini telah bernapas lega. (Ckn)

Penulis : Khairul iwan

Editor : Joeyibas

Related posts

Anugerah Ramadhan : PT. Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1440 H/2019 M

Ckn

Diduga Lari dari Tanggung Jawab, BBKSDA Sebut Lahan yang Terbakar di Zamrud dan Cagar Biosfer Siak Bukan Hutan Lindung

Celahkotanews

16 Terdakwa Gelper Star Zone dan Lucky Zone Jalani Sidang Di PN Dumai

Celahkotanews

Leave a Comment