Berita Terbaru Hukrim

Duet Pelicin..,Oknum PNS Distanbunhut Tipu Delapan Orang

1421156562_sk
Ilustrasi

Jadi Calo CPNS Minta Sejumlah Uang Pelicin,Tarip D3 Rp65 juta dan S1 Rp80 juta

Celahkotanews.com || Dumai – SUDAH hidup enak namun selalu merasa kurang, seperti yang dilakukan kaum hawa merupakan PNS Distanbunhut Dumai yang menipu sebanyak delapan orang dengan iming-imingi bisa meloloskan jadi CPNS Dumai. Padahal kehidupan pegawai sudah mapan, mendapatkan gaji yang dibayarkan oleh masyarakat, tunjangan kerja, uang transpor dan lainnya, namun tetap saja melakukan tindakan melanggar hukum.

Wanita paruh baya berinisial SU (56) yang diketahui sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Dinas Pertanian perkebunan dan kehutanan (Distanbunhut) Kota Dumai harus menikmati suasana dibalik jeruji Mapolres Dumai, atas dugaan penipuan dapat meloloskan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) kepada korbannya.

Tidak tanggung-tanggung, dengan bermodalkan pekerjaannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Distanbunhut Kota Dumai, sedikitnya 8 orang menjadi korban atas janjinya untuk meloloskan mereka (korban, red) sebagai CPNS.

Bahkan, untuk meloloskan korbannya sebagai CPNS Kota Dumai, pelaku meminta sejumlah uang dengan nilai yang bervariasi sesuai dengan tamatan serta title dari korban. Diketahui untuk korban tamatan D3 dimintai uang sebesar Rp. 65 juta untuk lolos CPNS dan untuk tamatan S1 korban diminta untuk membayar uang pelicin sebesar Rp. 80 juta.

Namun, setelah berbulan hingga bertahun setelah membayar uang pelicin kepada pelaku, korban tidak kunjung mendapatkan kepastian sesuai dengan janji yang diumbar-umbarkan oleh pelaku kepada korban.

Meresa tidak senang dan tidak terima atas perbuatan pelaku yang tak kunjung memberikan kepastian, korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polres Dumai atas perbuatan Oknum PNS di Kota Dumai tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Herfio Zaki SIK, Ahad (8/11) membenarkan adanya perkara diduga penipuan yang bermodus melolokan CPNS yang dilakukan salah satu Oknum PNS di Kantor Distanbunhut Kota Dumai.

“Pelaku sudah kita amankan di Mapolres Dumai Kamis (5/11) kemarin setelah mendapatkan laporan korban,” ujar AKP Zaki.

Dikatakan Zaki, untuk sementara ada 8 orang korban yang telah melapor ke Mapolres Dumai dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah, namun demikian perkara itu masih didalami oleh pihaknya.

“Berkemungkinan masih ada korban lainnya, saat ini kita masih mendalami perkara ini. Untuk sementara total kerugian terhitung sekitar Rp. 504 juta dari 8 orang korban dan jumlah itu bakal bertambah jika terdapat korban lainnya,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Kampar tersebut.

Ditambah Zaki, pelaku tidak mengakui perbuatannya, melainkan dirinya telah menyerahkan sejumlah uang korbannya kepada seseorang di Jakarta yang belum diketahui oleh pelaku. Namun demikian pihak Kepolisian masih mendalami perkara tersebut.

Sejauh ini malang yang menimpa sang calo harus merasakan hidup dalam kurungan jeruji besi dan merasakan dinginya angin malam bersama penghuni hotel Prodeo Mapolres Dumai.(ckn*)

Laporan : Khairul iwan

Related posts

Presiden Sesalkan Hilangnya Nilai-Nilai ke-Indonesian

Celahkotanews

Walikota Dumai Dengarkan Keluh Kesah Warga Dumai Barat Dan selatan Terkait Air Bersih Dan Jalan

Celahkotanews

Membimbing Kita Pada Keikhlasan

Celahkotanews

Leave a Comment