Berita Terbaru Sosial dan Budaya

7 Juni Akan digelar Festival Kompang dan Rabbana

2017-06-04_15-42-34
Gambar : Kompangmalaka.biz

Celahkotanews.com || DUMAI – Melanjutkan kegiatan Kenduri rakyat yang digelar beberapa Minggu lalu , Pemerintah kota Dumai akan menggelar festival Kompang  dan Rabbana PEDE yang akan berlangsung Rabu , 7 Juni 2017 mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Norzam mengatakan acara ini keinginan dari walikota Dumai sebagai kelanjutan dari Kenduri rakyat yang telah digelar belum lama ini.Nantinya, Festival akan berlangsung di taman Bukit Gelanggang sore hari.

Untuk persiapan , surat undangan sudah diserahkan kemasing-masing kelurahan,diharapkan group Rabbana dan Kompang yang ada di kelurahan agar dapat berpartisipasi.Tidak hanya mewakili kelurahan festival juga terbuka untuk umum.

Jadi bagi yang berminat untuk segera mendaftarkan diri sebab pendaftaran dilakukan secara gratis alias tak dipunggut biaya, malahan setiap group yang ikut akan ditanggung biaya transportasi oleh panitia sebesar Rp 250 ribu.

Terkait persyaratan,lagu yang dibawakan masing masing group  tidak ditentukan oleh panitia alias bebas namun harus bertemakan Ramadhan.Terkait berapa lama festival diadakan tergantung dari jumlah peserta yang ikut serta makin banyak peserta makin banyak pula waktu yang dibutuhkan.

Untuk  festival ini panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk Kompang dan 10 juta untuk Rabbana plus tropi dan penghargaan.

Tujuan festival ini   untuk pemanfaatan seni sebagai wahana dakwah sudah merupakan hal yang lazim dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

“Dengan adanya kegiatan ini seni budaya Islam memiliki arti strategis sebagai bagian dari pembinaan umat Islam. Upaya menggerakan partisipasi umat dalam membangun daerah haruslah melibatkan secara utuh unsur-unsur ajaran agama dan budaya termasuk seni.”jelasnya

Lomba Rebana dan Kompang yang dilaksanakan ini merupakan satu wahana penting dalam menumbuh kembangkan kecintaan terhadap budaya Islam khususnya kepada generasi muda.

Berharap  festival akan dapat menjadi ruang bagi para penggiat seni untuk terus mengembangkan kreatifitas dan berbagai jenis seni budaya yang bernafaskan Islam yang sesuai dengan perkembangan jaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai ajaran Islam sekaligus sebagai wahana edukasi yang memotivasi para remaja sebagai generasi penerus bangsa dalam rangka memacu pembangunan seni budaya daerah, yang sarat dengan muatan nilai agama.(pie)

Penulis : Pie

Editor : CKN

Related posts

BPJS Kesehatan Dumai Laksanakan Skrining Kesehatan Mobile

Celahkotanews

Diduga Penilaian Analisa  Dampak lingkungan (Andal) PT Argo Murni di Nilai Masih Bermasalah

Celahkotanews

Kapal FV Viking Tenggelam Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan

Celahkotanews

Leave a Comment