oleh

Tercatat 49 Kasus DBD Terjadi diDumai

CelahkotaNEWS.com || Dumai – Kasus demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan Dumai terutama dibeberapa kelurahan yang dinilai masih rawan DBD seperti Rimba Sekampung, Bintan dan lainnya.Karena itu,pemerintah menaruh perhatian terhadap penanganan DBD.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Dumai tercatat ada 49  kasus demam berdarah dangue (DBD) ditangani sepanjang Januari hingga September 2017.Kasusnya menyebar di 7 Kecamatan diDumai.
Kepala Dinas Kesehatan Faisal SKM jumlah kasus DBD mengalami peningkatan pada Maret dan Agustus. Angkanya lebih tinggi dibanding  bulan sebelumnya.

Sebanyak 16 dan 15  kasus terjadi di bulan Maret dan Agustus.Sementara sejak Januari hingga September tidak terlalu signifikan tiap bulannya,sebut Kadiskes

Dirincikannya bulan Januari  0 kasus, Februari 0 kasus,Maret 16 kasus  dan meninggal Dunia 1 orang,April 7 kasus , Mei 0 kasus,Juni 2 kasus,Juli 2 kasus ,Agustus 15 kasus dan September 7 kasus dengan total 49 kasus.

Pemerintah  tidak ingin lengah dalam penanganan DBD.Unit kerjanya diminta siaga.Dimana Faisal telah memerintahkan seluruh Puskesmas untuk siaga dan cepat tanggap dalam menangani DBD.

Penanganan DBD pihaknya menggalakan program Jumantik dan 3 M.Gerakan ini bertujuan menurunkan angka penderita dan angka kematian akibat DBD dengan meningkatkan peran serta dan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga untuk melakukan pencegahan.

“Program ini merupakan program pemberantasan sarang nyamuk yang mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk, khususnya jentik nyamuk Aedes,”katanya.

Dia  mengatakan,gejala DBD umumnya kurang lebih seperti biasa.Demam 2-5 hari secara mendadak, lesu, tidak nafsu makan, lemah dengan gejala mendadak tanpa sebab jelas. Indikasi dengan gejala tersebut diharap segera memeriksakan diri ke pukesmas terdekat. Untuk mengecek  terkena DBD atau demam biasa.

Maka pencegahan harus dilakukan dari lingkungan sekitar yaitu dengan menjaga kebersihannya. “Pastikan 3 M, menguras, mengubur membersihkan atau menimbun. Sehingga tidak ada sampah dan air tergenang tempat nyamuk .(pie)

Penulis : Depie

Editor : Joeyibas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed