CelahkotaNEWS.com – Merek Realme dikabarkan akan kembali berada di bawah naungan Oppo dan menjadi submerek ponsel tersebut.
Menurut laporan Gizchina dan situs berita lokal Leifeng, narasumber internal perusahaan menyebutkan bahwa akan ada restrukturisasi, sehingga Realme akan berstatus sebagai submerek Oppo.
Pendiri sekaligus CEO Realme, Sky Li, akan tetap memimpin Realme sebagai submerek di bawah manajemen Oppo dalam penyesuaian organisasi ini.
Dalam struktur baru, Oppo akan berperan sebagai merek utama, sementara OnePlus dan Realme akan beroperasi sebagai submerek pelengkap dengan strategi pemasaran masing-masing. Langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya serta strategi ekspansi global Oppo.
Perubahan ini tidak akan memengaruhi peluncuran produk Realme, dan semua perangkat yang akan datang tetap mengikuti jadwal yang sudah direncanakan. Realme juga akan diintegrasikan ke dalam sistem layanan purnajual Oppo, yang mencakup lebih dari 5.000 toko fisik di seluruh China.
Grup BBK Electronics, yang sebelumnya menaungi Oppo, Vivo, OnePlus, iQOO, dan Realme sebagai merek independen, dibubarkan pada 2023. Kini posisinya digantikan oleh Oppo, Vivo, dan imoo.
Oppo dan Vivo menjadi pemain utama di segmen ponsel dari grup tersebut, sementara imoo fokus pada pembuatan jam tangan pintar untuk anak-anak.







