oleh

PT Kreasijaya Adhikarya ‎Sebut Tumpahan Stearin Tak Jatuh Ke Laut, Tapi Ini Fakta Dilapangan

celahkotaNEWS.com || DUMAI– ‎ Pipa Loading sterin PT Kreasijaya Adhikarya, di dermaga B Pelindo Kota Dumai, mengalami pecah dan tumpahan stearin berceceran ke Dermaga hingga kapal di sebelahnya.

Berdasarkan informasi dilapangan, Pecahnya pipa loading Setearin dari perusahaan Kreasi ke Motor Tengker (MT) Stolt Botan ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, ‎akibat pecahnya pipa loading tersebut, stearin pun meluber dan berserakan  hingga ke jalan Dermaga B.

Berdasarkan pantauan celahkotaNEWS.com dilapangan‎ pada Kamis (18/6/2020), akibat Pecahnya pipa loading Setearin dari perusahaan Kreasi Motor Terngker Stolt Botan‎ banyak ceceran stearin menempel di badan jalan Dermaga B, bahkan tumpahan Stearin tersebut sampai keatas bodi atas kapal tongkang yang ada bersandar di bagian dalam pada lokasi pipa 310 yang sekitar 20 meter dari MT Stolt Botan yang saat itu sedang melakukan proses loading.

Bahkan, Stearin juga terlihat mengotori pipa-pipa atas didermaga pelindo ‎yang tinggi nya sekitar lima meter, melihat tumpahan yang sampai mengenai pipa atas serta tumpahan yang samapai ke seberang diduga tumpahan juga jatuh ke laut yang berada di dermaga B.

Terlihat para pekerja PT‎ Kreasijaya Adhikarya masih membersihkan tumpahan Staring di badan jalan dermaga B, serta di pipa-pipa atas, sedangkan di laut Dermaga B Starin  sudah tidak terlihat.

Made, Health,Safety,Environment (HSE) PT Kreasijaya Adhikarya ‎membenarkan adanya insiden Pecahnya pipa saat proses loading Stearin dari perusahaan Kreasi ke Moter Tanker  Stolt Botan, berdasarkan informasi petugas dilapangan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (17/6/2020), sekitar pukul 23.30 WIB.

Dirinya mengaku, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan kroscek ulang seperti apa Kornologis dilapangan, yang sebenarnya.

“Menurut petugas dilapangan saat itu, gak ada yang jatuh ke laut stearin nya, itu kata petugas dilapangan,” sebutnya, Kamis.

Sementara, Herry Yos Purwanto Purba,  Kasi Penjagaan, Patroli ‎dan Penyidikan (P3), Kantor KSOP Kelas I Dumai, mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi terkait pecahnya pipa loading dilapangan pihaknya langsung menuju kelapangan untuk melihat situasi.

‎”Kami kasih waktu kepada perusahaan untuk melakukan pembersihan, dan nantinya kita akan meminta kepada perusahaan kondisi saat pecah, sekarang, dan saat dibersihkan, dan seperti apa Kornologisnya,” imbuhnya.

Setelah pembersihan, tambahnya, pihaknya akan melakukan patroli melihat sisi lautnya, apakah ada sisa-sisa staarin di laut.

Ditempat terpisah, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kota Dumai, Satrio Wibowo melalui, Kabid penataan dan peningkatan kapasitas lingkungan hidup, Anton Bididharma mengaku,‎ terkait pecahnya pipa loading Setearin dari perusahaan Kreasi ke kapal Stolt Botan, pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian itu pada pukul 08.00 Wib pada Kamis.

“Kalau keterangan perusahaan yang dilaporkan kejadian tersebut, terjadi pukul 03.00 Kamis, dari laporan tersebut tidak menyebutkan berapa jumlah tumpahan staarin itu,” ‎sebutnya.

Anton juga meminta Kornologis lengkap, termasuk dengan Manifes muatan, serta SOP tanggap darurat mereka ketika terjadi tumpahan.

“Kita juga sudah cek kelapangan, memang tumpahan Starin tidak terlihat di laut, namun petugas masih membersihkan ceceran-ceceran nya masih ada di pipa-pipa atas,” pungkasnya.(ckn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed