oleh

Diduga Penilaian Analisa  Dampak lingkungan (Andal) PT Argo Murni di Nilai Masih Bermasalah

CelahkotaNEWS.com || DUMAI –  Diduga Penilaian analisa  dampak lingkungan (Andal) PT Argo Murni di nilai masih bermasalah. Hal itu membuat berbagai kalangan meminta agar dokumen analisisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) tidak di keluarkan terlebih dahulu sehingga semua permasalahan yang ada diselesaikan terlebih dahulu.

Apalagi, menurut masyarakat tempatan proses penimbunan di PT Argo Murni yang saat ini menyisakan permasalahan salah satu banjir akibat dari penimbunan yang ada. “Kalau udah hujan sehari tempat kami banjir,” ujar Ridwan kepada Riau Pos.

Warga Kelurahan Tanjung Penyembal itu mengatakan bahkan dirinya tidak tahu ada pembangunan apa tempatnya tersebut. “Baru pertama kali dilibatkan, itu juga tidak banyak diberi kesempatan untuk berbicara,” sebutnya.

Untuk itu dirinya berharap dokumen Amdal perusahaan itu tidak di keluarkan dulu sehingga semua masyarakat dan pihak terkait setuju. “Kami tidak mau nanti setelah dibangun malah hanya membuat udara di Sungai Sembilan ini semakin tidak segar,” sebutnya.

Hal yang sama juga dikatakan, Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPD KNPI Kota Dumai, Angga. Pria brewokan itu mengatakan dirinya meminta agar penilaian Andal itu jangan dilanjutkan terlebih dahulu. “Ini kan kepentingan publik, penilaian Andal harus diketahui masyarakat luas,” sebutnya.

Protes juga di sampaikan Anggota DPRD kota Dumai Johannes Tetelepta. Politisi Gerindra itu menyesalkan tindakan DLHK Kota Dumai yang terkesan menutup-nutupi rapat penilaian Andal tersebut. “Ini kan bukan rahasia negara, ini jadi pertanyaan kenapa harus dilakukan tertutup, bicara lingkungan ini ada kepentingan publik, harusnya itu informasi publik yang harus disampaikan ke masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Gakkum KLHK Wilayah Sumatera Edward Hutapea mengatakan memang sebaiknya hasil penilaian Amdal itu di sampaikan ke publik lewat media agar terjadi transparan. “Satu lagi memang berdasarkan aturan, ada tahapan admistrasi yang harus di selesaikan terlebih dahulu, kan masalahnya saat  ini RTRW kita belum selesai, masih ada yang harus diselesaikan,” sebutnya.

Seharusnya berdasarkan aturan, dokumen Amdal bisa di keluarkan jika RTRW sudah rampung dan tuntas. “Tapi saya tidak tahu, jika ada kebijakan lain, apakah ada pengecualian untuk mempercepat Investasi,”tambahnya.

Sementara itu, Humas PT Argo Murni, Randa saat di konfirmasi mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan yang ada. “Itu pasti, kami sudah siap semuanya,” sebut singkat

Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Dumai Satria Wibowo dikonfirmasi mengenai kelanjutan rapat penilaian Andal yang di tunda, tidak menjawab. Bahkan pesan yang di tinggalkan lewat aplikasi WhatsApp tidak direspon.

Sumber : Riaupos

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed