INDRAMAYU – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menggelar Pertamina Drilling Matriculation Program (PD-Matrix) bertema Accelerating Adaptability, Embedding One Pertamina Culture di Indonesia Drilling Training Center (IDTC), Indramayu, Jawa Barat, dan Cirebon pada 13–15 Juli 2026. Program ini bertujuan mempercepat proses adaptasi pekerja baru sekaligus memperkuat pemahaman terhadap budaya kerja dan nilai-nilai perusahaan.
Program yang diinisiasi Fungsi Human Capital tersebut memberikan pembekalan mengenai visi dan misi perusahaan, budaya kerja One Pertamina, aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai arah strategis perusahaan, integritas, keamanan, pencegahan fraud, Whistle Blowing System (WBS), hingga pengenalan teknis operasional pengeboran. Pembekalan turut mencakup paparan dari jajaran Operation Support, Non-Rig Services Operation, Rig Services Operation, serta pengenalan dasar pengeboran (Introduction for Rotary Drilling) dan Human Capital Business Partner (HCBP).
Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis Pertamina Drilling, Kristian Rizki Wahyu Permana, mengatakan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri energi.
“Melalui PD-Matrix, kami ingin memastikan setiap pekerja baru memiliki pemahaman yang sama mengenai visi, misi, budaya kerja, serta nilai-nilai perusahaan sehingga mampu beradaptasi lebih cepat, bekerja secara kolaboratif, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pencapaian target perusahaan,” ujarnya.
Menurut Kristian, perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan agar seluruh insan Pertamina Drilling mampu menjalankan operasional secara profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, Vice President Human Capital Pertamina Drilling, Abimanyu Suryadi, menjelaskan PD-Matrix dirancang sebagai program orientasi yang menyelaraskan pemahaman pekerja baru yang berasal dari beragam latar belakang pendidikan maupun pengalaman kerja.
“Program ini tidak hanya memperkenalkan organisasi, tetapi juga membangun pola pikir, budaya kerja, dan kesadaran bahwa setiap individu merupakan bagian dari One Pertamina. Kami ingin para pekerja baru memahami bagaimana peran mereka saling terhubung dalam mendukung operasional perusahaan,” kata Abimanyu.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama narasumber dari berbagai fungsi internal perusahaan. Mereka juga melakukan kunjungan lapangan melalui sesi Visit Rig di fasilitas IDTC Indramayu untuk melihat secara langsung penerapan standar keselamatan kerja dan operasional rig pengeboran.
Melalui program tersebut, Pertamina Drilling menargetkan terciptanya percepatan adaptasi, peningkatan kompetensi dasar, serta penguatan budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai perusahaan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pencapaian tujuan strategis dan keberlanjutan bisnis Pertamina Drilling sebagai perusahaan jasa pengeboran dan energi. (rls)







