oleh

Nalayan Kota Dumai Butuh Perhatian Pemerintah

2016-06-01-16-27-49-1620114962

Celahkotanews.com || Dumai – Kota Dumai menjadi salah satu Kota di Provinsi Riau yang memiliki potensi laut cukup besar. Dengan posisi dumai yang cukup strategis tersebut, membuat masyarakat Dumai menopangkan hidup mereka sebagai nelayan. Hal inilah yang menjadi perhatian pemerintah kota Dumai terutama Walikota Dumai, Zulkifli AS, Selasa (31/5) kemarin saat membuka kegiatan musyawarah cabang (Muscab) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia(HNSI) Kota Dumai, di Hotel Comford Jalan Sudirman.

”Dumai memiliki potensi besar, namun potensi itu tentunya harus digali dengan cara prosesional sehingga potensi tersebut bisa menghasilkan hasil yang optimal,” terang orang nomor satu Kota Dumai ini.

Pria yang akrab disapa Zul As ini mengatakan sebagian masyarakat Dumai memang masih menaruh mata pencarian  mereka dengan cara nelayan. ”Nelayan mungkin tidak memiliki kemampuan berbuat banyak, kecuali mencari kehidupan mereka sendiri, namun dengan adanya organisasi ini, diharapkan nelayan di kota Dumai lebih sejahtera, dan kepentingan mereka terakomodir,” tambahnya.

Memang saat ini sebagian dari nelayan hanya berpikiri menguras potensi saja, namun tidak memikirkan kedepannya.”Ini harus dirubah paradigmanya,sehingga kedepannya tidak sulit untuk mendapatkan ikan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua HSNI Dumai, Hendrawan mengatakan memang saat ini kondisi nelayan cukup miris, tangkapan ikan nelayan mulai kurang, pasalnya ada dampak limbah dari perusahaan-perusahaan besar yang berada di pesisir laut Dumai. ”Tentunya dengan kondisi ini, kami akan mencari jalan keluar, dan mengkomunikasikan dengan perusahaan agar memberi perhatian kepada para nelayan,” terangnya.

Selain itu, ia juga berharap pihak pemerintah peduli akan nasib para nelayan, dan pria yang juga ketua DKD Dumai ini berharap agar pemerintah menetapkan kampung nelayan di Kota Dumai.

‘Seharunya memang nelayan dan industri beriringan, perusahaan harus peduli terhadap nelayan,saat ini nelayan yang menjaring di laut Dumai, hanya banyak, mendapatkan ikan  Buntal, Malung dan Pari,” tambahnya.

Dengan adanya HSNI, hendrawan berharap para nelayan bisa lebih sejahtera dan mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait. ”Inilah yang harus menjadi perhatian bersama, para nelayan harus lebih baik lagi kedepannya,” tutupnya.(C2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed