oleh

159 Kasus Kematian karena Corona di Riau, 25 Pasien Komorbid

PEKANBARU – Virus corona penyebab penyakit Covid-19 diketahui berbahaya bila menginfeksi pasien positif dengan usia lanjut dan atau memiliki penyakit bawaan (komorbid).

Mayoritas kematian pada pasien Covid-19 berhubungan dengan pasien yang memiliki riwayat penyakit penyerta atau kondisi kesehatan bawaan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyebutkan, 94 persen kasus kematian terjadi pada pasien Covid-19, diikuti dengan sejumlah penyakit bawaan.

Dan sisanya, sekitar 6 persen kematian benar-benar disebabkan virus corona SARS-CoV-2.

CDC mencantumkan beberapa penyakit penyerta yang mendasari kematian pasien Covid-19 antara lain influenza dan pneumonia, kegagalan bernapas, hipertensi, diabetes, demensia vaskular, gagal jantung, dan gagal ginjal.

Sejak pandemi ini menyerang Indonesia sampai Rabu (30/9/2020), tercatat sudah 7.623 orang terinfeksi virus corona di Provinsi Riau. Sebanyak 3.849 orang dinyatakan sembuh, dan meninggal sudah 159 orang.

Dihubungi media siber ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir menyebutkan, sampai dengan 30 September 2020, di Provinsi Riau ada 48 kasus konfirmasi pasien Covid-19 berdasarkan penyakit penyerta.

Perinciannya, 16 orang penderita diabetes melitus, hipertensi 11, TB paru 5, pneumonia 5, ginjal 2, asma 2, spondilitis 1, polip plica vocalis 1, Ca. Paru 1, combustio 1, dyspepsia 1, tumor otak 1, dan hyperthyroid 1.

’Dan, sebanyak 25 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia adalah pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid,’’ ujar Mimi.

Perinciannya, pasien postif Covid-19 penyakit penyerta diabetes melitus 9 orang, hipertensi 4, pneumonia 3, ginjal 2, asma 1, jantung 1, luka bakar 1, spondilitis 1, TB paru 1, Ca. paru, 1, dyspepsia 1. (Riausatu.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed