Tak Berkategori

Walikota Dumai Serahkan 4 Sertifikasi Hotel 

2017-02-20_15-16-29
Walikota Dumai Serahkan 4 Sertifikasi Hotel 

Celahkotanews.com || Dumai – Menjadikan Dumai sebagai ikon Wisata di Provinsi Riau, Dumai terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah fasilitas pelayanan yang diantaranya berdirinya sejumlah hotel dan penginapan di Kota Dumai. Namun semua itu tentunya harus dibarengi dengan pelayananan yang baik untuk menjaga citra Dumai pada pengunjung yang langsung datang ke Kota Dumai.

Untuk itu sejumlah persyaratan dan aturan untuk pendirian hotel dan penginapan terus diperketat oleh Pemko Dumai. Dan sebagai salah satu wujud komitmen dalam melakukan pengawasan terhadap izin yang dikeluarkan Pemko Dumai bersama komite akriditasi nasional (KAN) menyerahkan sertifikasi kepada 4 hotel dari 40 hotel dan penginapan yang berdiri di Kota Dumai.

Walikota Dumai menyambut hangat dengan pengsertifikasian sejumlah hotel di Kota Dumai ini dan diharapkan dengan adanya sertifikasi ini pelayanan hotel di Kota Dumai dapat memberikan pelayanan dengan baik dan dilakukan pengawasan dengan lebih baik.

“Kita sebagai masyarakat Dumai harus bangga dengan dianugerahkannya sertifikasi tahap I ini bagi sejumlah hotel bintang dan non-bintang yang berdiri dan menjalankan bisnisnya di Kota Dumai ini. Ini adalah sebuah pengakuan dari lembaga yang memang berkompeten untuk memberikan penilaian, bahwa hotel-hotel kita dianggab mampu bersaing dan mudah-mudahan menjadi ikon kota,” ujar Walikota Dumai Zulkifli As, Senin (20/2) dalam acara penyerahan sertifikasi di Kota.

Implikasi selanjutnya adalah perekonomian dan pariwisata Kota Dumai dapat meningkat lebih baik lagi. Kita semua tahu bahwa Kota Dumai merupakan salah satu pintu gerbang gerbang dari dan ke manca Negara pesisir timur Pulau Sumatera. Sangat ironis sekali apabila pintu gerbang tersebut tidak dapat memberikan pelayanan yang baik serta tidak ditata dengan baik sehingga memberikan kesan negatif bagi para wisatawan dan penumpang, baik bagi Kota Dumai secara khusus maupun Provinsi Riau secara umum, tambahnya.

Hal ini akan berindikasi terjadinya penurunan aktivitas kepelabuhan yang tentunya akan menyebabkan penurunan devisa negara dan pendapatan daerah. Selain itu, fakta dilapangan menunjukkan bahwa Kota Dumai merupakan tujuan investasi bagi banyak perusahaan yang menanamkan modalnya sehingga terbuka pula peluang kerja bagi para pencari kerja di Kota Dumai. Para pengangguran semakin berkurang dan tingkat kriminalitas yang diakibatkan oleh kenakalan remaja yang putus sekolah semakin berkurang.

Dalam tataran pemerintahan pula, banyak kita saksikan bahwa kegiatan-kegiatan pemerintah yang bahkan berskala provinsial dilaksanakan di Kota Dumai. Walaupun bersifat berkala, Ini menyebabkan tingkat kunjungan instansi pemerintahan dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau terus meningkat yang tentu saja merupakan kesempatan pula bagi pihak hotel menggapai tingkat hunian maksimal.

Terlebih, kita dihadapkan dengan persaingan bebas dalam skala ASEAN yang tentunya menuntut kesiapan infrastruktur dan hospitality yang memadai serta handal. Dalam kaitan itulah, dengan dianugerahkannya sertifikasi tahap I ini nantinya dapat lebih memberikan kepercayaan diri yang tinggi bagi pihak hotel, sekaligus mendukung kesiapan kita dalam menyongsong arus investasi yang akan masuk, pungkasnya.

Berdasarkan hasil Lembaga Sertifikasi Usaha (LSM) Bidang Pariwisata Adi Karya Wisata Yogyakarta yang mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI No. 6 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI No. PM.53/HM.001/ MPEK/ 2013, sedikitnya dari 40 jasa penginapan Hotel/Wisma yang berada di Kota Dumai, hanya 4 yang mendapat sertifikasi.(ckn)

 

Leave a Comment