Berita Terbaru Lingkungan

Walikota Dumai, Jenguk Pasien DBD Di RSUD

celahkotaNEWS.com || DUMAI– Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD), pada November yang mencapai angka 239, mendapat perhatian khusus oleh Walikota Dumai, Zulkifli As.

Untuk melihat kondisi para penderita DBD, yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, H. Zulkifli As bersama rombongan menyempatkan diri untuk menjenguk para pasien DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai‎, pada Jumat (29/11/2019).

Terlihat Walikota Dumai, Zulkifli As bercengkrama bersama pasien yang dirawat di RSUD Dumai, bahkan Zulkifli AS memberikan semangat dan mendoakan agar pasien cepat sembuh, sembari mengingatkan untuk selalu membersihkan rumah dan Perkarangan.

Bahkan Zulkifli As juga mengingatkan kepada para orang tua pasien yang kebanyakan anak-anak, untuk menjalankan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), yakni, menguras, menutup dan ‎mengubur (3M) Plus, agar perkembangbiakan nyamuk aides Agepty bisa di musnahkan.

“Kunjungan kita ingin melihat secara langsung kondisi para pesien DBD, mengingat jumlah penderita DBD di Bulan November ini mngalami peningkatan yang signifikan yaitu sebanyak 239 orang yang terserang penyakit ini,” kata, Walikota Dumai disela-sela kujungannya.

Zulkifli As menjelaskan, Pemerintah melalui RSUD Dumai berupaya secara optimal dalam memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat termasuk dengan pemberian obat , terutama para pasien penderita DBD yang mayoritas adalah anak-anak.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tinggal 18 orang yang masih menjalani perawatan, sisanya sudah bisa pulang,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjalankan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta memberantas barang-barang yang menjadi sarana perkembangbiakan nyamuk.

“Selain itu, dalam penanganan penyakit ini, kita juga menginstruksikan seluruh Kelurahan untuk menggiatkan kegiatan jumat bersih-bersih guna mendorong masyarakat untuk membersihkan lingkungannya,” sebutnya.

Sementara, Kabid Keperawatan RSUD Dumai, ‎Irfan mengungkapkan, pihak RSUD pada November ini memang banyak mendapatkan pasien kasus DBD, ada sebanyak 239 Kasus.

Ia menambahkan, dengan tingginya angka DBD yang harus Dirawat di RSUD, pihaknya juga harus menyedikan kamar tambahan dengan menggunakan kamar perawat untuk sementara, pasalnya kapasitas rawat inap anak hanya berkapasitas 32 pasien.

“Memang rata-rata anak-anak yang sakit. Kalau obat-obatan kita masih aman, dan sejauh ini belum ada pasien yang kita rujuk, karena kita masih mampu untuk melayani,” pungkasnya. (ckn)

Related posts

Lima Orang Warga Peranap Di Tangkap Polisi,Selewengkan Ribuan Liter BBM Bersubsidi

Celahkotanews

KPK Bawa Dengan 2 Koper, 1 Kotak, Ransel dan Satu kantong Plastik Hitam dari DPMPTSP

Ckn

Kodim 0320 Dumai Goro Di Kampung Wisata

Celahkotanews

Leave a Comment