Berita Terbaru pemerintahan

Wako,Waspadai Kerawanan Pangan jangan sampai meresahkan masyarakat

logolicious_20161122_210310

Celahkotanews.com || Dumai –  Walikota Dumai Zulkifli As menegaskan hendaknya peringatan Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tahun di Kota Dumai bisa menjadi cambuk motivasi agar di Kota Dumai kebutuhan pangan bisa terpenuhi dan tidak hanya sebatas peringatan saja.Hal ini disampaikan Walikota Dumai Zulkifli As saat membuka peringatan hari pangan sedunia tingkat kota Dumai, Selasa (22/11) di Terminal Agribisnis Purnama Dumai.

”untuk itu kegiatan ini hendaknya  mengingatkan kita semua bahwa masalah pangan merupakan masalah paling mendasar dalam kelangsungan hidup manusia yang belum terpecahkan,”terangnya.

Orang nomor satu di Kota Dumai ini mengatakan peringatan HPS menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat beserta para stakeholder mengenai pentingnya meningkatkan pemahaman dalam penyediaan pangan yang cukup, bergizi, seimbang dan aman.

“Pangan merupakan urusan wajib karena merupakan penunjang hidup bagi manusia.Tanpa adanya pangan maka manusia tidak dapat hidup dan melakukan aktivitasnya,”terangnya.

Dilihat dari perkembangan penduduk secara nasional umumnya dan Kota Dumai khususnya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan,sehingga secara langsung kebutuhan terhadap pangan, air dan energi sangat dominan.

“Kebutuhan pangan pada saat ini baru 2-10 persen tersedia dari dalam dan sisanya merupakan pasokan dari luar daerah melalui jalurdistribusi,”tuturnya.

Apabila tidak diimbangi dengan peningkatan produksi pangan,bisa menyebabkan terjadinya situasi rawan pangan dan gizi pada masyarakat. oleh karena itu situasi pangan di Dumai belum sepenuhnya aman, apalagi kalau melihat ke depan. Di waktu. mendatang penduduk kita masih terus bertambah.

“Tanpa langkah-langkah yang sungguh-sungguh, sistematis yang kita laksanakan sekarang, kerawanan pangan hampir pasti akan terus menghantui kita,”sebutnya

Tantangan yang dihadapi di bidang pangan cukup besar. Apalagi dengan pengaruh perubahan iklim yang tidak menentu dan akibat dari kebakaran hutan pada akhir-akhir ini.

“Namun kita masih bisa bersyukur. Tuhan memberikan kepada kita sumber alam yang beragam dalam jumlah yang melimpah, termasuk sumber daya air, perikanan dan kelautan, dan lahan pertanian yang subur atau dengan sedikit usaha tidak sulit untuk disuburkan. Pendek kata, Tuhan memberikan modal untuk generasi kita mendatang,”tuturnya

Namun, agar kondisi ketahanan pangan dapat tercapai, pemerintah pada saat ini sedang melakukan upaya peningkatan produksi pangan melalui program swasembada pangan yang lebih dikenal dengan program PAJALE (padi, jagung dan kedele) dengan target tercapainya swasembada pangan.

“Sayangnya, pada saat ini banyak beredar bahan pangan yang diberi bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan manusia seperti borax, formalin, dan bahanpewarna yang tidak layak dikonsumsi,”jelasnya.

Oleh karena itu, persoalan ini harus mewaspadai setiap bahan makanan atau pangan yang akan dikonsumsi oleh keluarga. “Saya berharap agar Dinas instansi terkait agar selalu memantau perkembangan di lapangan

sehingga pangan yang beredar di pasar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,”tutupnya.(ckn/infotorial)

Editor : ckn

Penulis : khairul iwan

Related posts

KSOP Dumai Tinjau RORO Dumai – Rupat Jelang Nataru

Celahkotanews

Gambar Ini Membuat Petugas Kesehatan Rajin Cuci Tangan

Celahkotanews

Berkah Ramadhan Bagi Pedagang Musiman

Celahkotanews

Leave a Comment