CelahkotaNews.com || Dumai- Walikota Dumai Zulkifli As secara resmi melaunching penetapan kawasan wisata Pantai Puak Teluk Makmur sebagai kawasan wisata berbasis budaya melayu yang ditandai dengan peletakan batu Pertama di Kecamatan Medang Kampai, Jumaat (14/07)
Peresmian tersebut turut dihadiri DPRD Dumai , Edison , Kepala Disparpora Fauzi Efrizal , Assiten Pemerintahan, Kepala Dinas dari berbagai OPD, Camat, Lurah serta tokoh masyarakat.
Kepala Disparpora Fauzi Efrizal mengatakan Dumai memiliki kekayaan alam yang luar biasa, juga memliki potensi pariwisata yang tak kalah menarik dengan daerah luar.Dipadu dengan keunggulan budaya Melayu yang santun dan mudah diterima semua kalangan, Pariwisata dipantai puak diyakini bakal booming jika dikelola dengan baik.
Apalagi Riau khususnya Dumai Tanah Tumpah Darah Melayu, maka sudah menjadi keharusan bagi semua pihak untuk menjunjung tinggi nilai budaya melayu.Maka itu pantai puak teluk makmur ditetapkan sebagai kawasan wisata berbasis budaya melayu dengan kajian sesuai Peraturan Walikota ( Perwako ).
Diharapkan Fauzi dengan pencanangan ini dapat mendorong wisata puak sebagai tujuan utama masyarakat Dumai bahkan luar daerah untuk berkunjung melepas lelah dan berekreasi ketika liburan.
Untuk pengembangan Pantai puak teluk makmur alhamdullilah Dumai tahun ini mendapat kucuran dana alokasi khusus( DAK ) dari Pemerintah Pusat sebesar 1,1 Milyar .Dari dana tersebut kitapun membangun Panggung Pentas Seni , dan beberapa item lainnya.
Upaya pengembangan ini akan terus dilakukan Pemko dengan jemput bola bantuan dana apakah itu Provinsi ataupun Pusat akibat terbatasnya anggaran yang dimiliki daerah.” Kendala selama ini yang dirasakan itu ketersediaan anggaran, dan kita kembali usulkan bantuan dana kepusat untuk pengembangan seluruh lokasi wisata didumai yang status kepemilikan sudah jelas .”
Selain itu ,akan gencar mempromosikan kemasyarakat bahkan pantai puak rencananya akan disirami Pasir Putih agar anak anak bisa lebih leluasa bermain di tepi pantai ,dan konsep itu sudah ada dalam DED tinggal pelaksanaan saja.
Setakat ini Pantai puak telah menghasilkan PAD sebesar Rp 30 Juta / tahun.Nantinya pengembangan pantai puak juga menggandeng pihak ketiga.Kata Fauzi, Pasca lebaran tercatat sekitar 42 Ribu penggunujng yang telah menggunjungi pantai puak sebagai tempat wisata.
Sementara walikota Dumai Zulkifli As sangat mendorong upaya yang dilakukan Dinas terkait terkait ditetapkannya Wisata puak teluk makmur sebagai wisata berbasis budaya melayu.” Kita punya potensi dengan mengembangkan objek pariwisata berbasis budaya melayu sehingga menjadi ciri khas pariwisata kita dan akan kita perkenalkan kepada publik .
Alam Dumai memang tidak memiliki pegunungan dan suhu udara yang dingin namun kita memiliki laut yanh menjadi daya tarik tersendiri disamping agrobisnis juga musti dikembangkan dilokasi ini agar sejalan.
Menurut Walikota , kunci utama menjual wisata adalah dengan melakukan promosi secara gencar sembari mempersiapkan inprastruktur dan memperispkan masyarakat menjadi insan peduli pariwisata.
Disamping itu diharapkan masyarakat setempat supaya dapat menjaga kenyamanan ,keamanan dan bersikap sopan santun kepada penggunjung agar mereka merasa tenang jika berkunjung kepantai puak jangan sampai sebaliknya. (die)
Penulis : Devie
Editor : Joyebas








2 comments