CelahkotaNEWS.com || DUMAI-Penularan hiv / aids perlu diwaspadai , sebab setiap tahun jumlah pengidap HIV/AIDS di Kota Dumai terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P menyebut jumlah kasus pengidap HIV sejak tahun 2006- Mei 2018 mencapai 408 kasus padahal tahun 2017 hanya 374 kasus.Lalu untuk pengidap Aids dari 2006 – Mei 2018 ada sebanyak 237 kasus , jumlahnya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya hanya 214 kasus.
Menanggapi peningkatan tersebut Assisten 2, Hamdan Kamal dalam Rapat koordinasi mitra pelaksana program , Selasa (10/07/2018) menyimpulkan bahwa pengidap HIV dan Aids setiap tahun alami peningkatan.
Mirisnya lagi tahun 2018 untuk Kasus HIV Kota Dumai tertinggi posisi ketiga se- Provinsi Riau. Sedangkan posisi pertama Pekanbaru dan Bengkalis. Sementara Kasus Aids Kota Dumai malahan berada dilevel kedua tertinggi se- Provinsi Riau disusul Pekanbaru dan Rohul.
Maka dari itu peningkatkan kasus ini harus jadi perhatian semua pihak. Sebab jumlah mereka yang terinfekai terus bertambah.Bahkan dari ratusan pengidap hanya sebagian yang ingin melakukan pengobatan.
Yang sangat mengejutkan lagi Kata Hamdan, ternyata sebagian penderita HIV/AIDS di Dumai masih didominasi ibu rumah tangga.”Jumlah ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS menempati peringkat kedua , setelah wiraswasta disusul pekerja seks komersial (PSK),” ujarnya
Penulis : Devie
Editor : Joyebas








1 komentar