Berita Terbaru Lingkungan

Tanggapi Keluhan Masyarakat,Pemko Dumai Bentuk Tim Untuk Tertipkan Hiburan Malam

2016-10-13_20-26-41
Salah Satu Lokasi Hiburan Malam Jalan Hasanudin Kota Dumai

Celahkotanews.com || Duma –  Menjamurnya hiburan malam di kota Dumai menjadi perhatian serius Walikota Dumai, Zulkifli As. Hiburan malam ini cukup berdampak negatif bagi geneasi muda jika tidak diawasi dengan baik, karena tempat hiburan malam identik dengan narkoba dan prostitusi. Untuk itu pemerintah kota Dumai membentuk tim penertiban hiburan malam. Pembentukan tim tersebut langsung di bentuk oleh Walikota Dumai, Zulkifli As, Kamis (13/10) di media Center Jalan Putri tujuh.

”Tim sudah terbentuk, diharapkan langsung bekerja,” terang pria yang akbar disapa Zul As ini.

Ia mengatakan tim diketahui oleh Asisten I Setdako Dumai, Dermawan yang juga sebagai Plt Dinas Parwisitas serta wakil ketua, Kepada BPTPM Kota Dumai, Hendri Sandra. ”Ada beberapa unsur lagi, baik dari satpol pp, kepolisian, tni dan polri, jadi ini tim terpadu,” terangnya.

Wako mengakui  masih banyak keluhan dari masyarakat kota Dumai terkait dengan aktivitas hiburan malam ini. ”Saya akan evaluasi semuanya, yang ada izin diperingatkan untuk taat terhadap aturan, yang tidak ada izin ditutup,” sebutnya.

Dirinya sudah memerintah tim untuk segera memanggil pengusaha atau pemilik tempat hiburan yang memiliki izin. ”Jadi harus langsung bergerak dengan efektif, panggil mereka,kasi tau aturan-aturan yang harus dipatuhi, jika tidak mau patuhi cabut izin mereka,” tegasnya.

Ia mengaku sangat khawatir dengan kondisi hiburan malam yang ada saat ini, karena akan berdampak pada generasi muda. ”Artinya kita bukan tidak pro terhadap pengusaha yang menanamkan modal di kota Dumai, namun mereka harus patuhi aturan yang di buat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPTPM Kota Dumai mengatakan khusus untuk hiburan seperti karoke, salah dan sebagainya ada sekitar 29 tempat yang mengantongi izin. ”Banyak yang tidak miliki izin, ini yang akan didata lagi oleh tim, sementara untuk warnet ada sekitar 23 yang miliki izin, selebihnya tidak,” terangnya.

Ia berharap dengan sudah terbentuknya tim dan nanti sudah ditertibkan serta teratur, instansi terkait seperti Satpol PP untuk bekerja lebih maksimal menegakkan perda yang ada. ”Memang keputusan mencabut izin ada di BPTPM, namun untuk memantau dilapangan dan melaporkan kami adalah satpol pp, baru setelah itu kami keluar rekomendasi sanksi ditutup atau tidak,” tutupnya.(ckn)

Related posts

Mayat Mr X Ditemukan Dikamar Mandi Rumah Makan

Celahkotanews

Ada Apa..Tanah Dibelakang Vihara Cit Sien Ni Mengeluarkan Asap dan Bau Menyengat

Celahkotanews

Kurir Narkoba, Oknum Satpol PP Ngaku Hanya Diupah Rp200 Ribu

Celahkotanews

Leave a Comment