Berita Terbaru Celoteh Pak Usu

Siapa Pemimpin Kota Dumai Lima Tahun Kedepan…?

th(3)
Cahaya persahabatan

CELAHKOTANEWS.COM || DUMAI – Ranah politik adalah dunia yang abu-abu, sebuah panggung yang tak tegas ajeg secara hitam –putih. Jadi dalam politik, tiada kawan yang abadi. Karena yang ada hanya kepentingan. Maka, omong kosong bila ditanah air ada politik yang adiluhung.

Bahkan mungki dengan nyinyir kita menangkap hiruk pikuk di panggung politik tak jauh beda dengan lapak bisnis. Untung rugi jadi ukuran. Nyaris tidak ada akar ideologi. Kini, yang terpampang adalah perilaku pragmatisme yang akut.

Kepentingan sempit menjadi yang nomor satu. Sementara kesetiaan pada ideologi ditempatkan pada nomor sepatu. Maka tidak heran, bila dulu gagah merasa menjadi lawan paling lantang terhadap kekuasaan, tapi begitu ada peluang mereguk nikmatnya kekuasaan, langkah pun merapat dengan berbagai dalih. Dan itu di pertontonkan tanpa malu-malu. Tiada kawan abadi dalam politik.

Mungkin pangkal sebabnya ada para karakter partai, dimana ideologis partai sudah digerus habis oleh syahwat kekuasaan. Partai bukan dibangun dengan dasar ideologi yang kuat, namun berorientasi pada kekuasaan semata.

index-4
Menuju Pilkada serentak Kota dumai

Tidak ada ikhtiar, bagaimana ideologi diperjuangan dan menjadi spirit dasar dari kekuasaan yang hendak digapai. Maka tidak heran, bila dulu lawan sekarang malah menjadi kawan. Itu karena syahwat kekuasaan. Tak perlu cari kemana-mana hanya untuk mendapatkan contoh, tiada lawan abadi dalam politik.

Namun, kadang dunia politik mirip anekdot. Bagai pentas dagelan ala ketoprak humor. Siapa sangka bila orang – orang terdekat yang selama ini selalu menjadi perhatian sang penguasa di kota dumai kini harus bertarung di ranah politik untuk meperebutkan kursi nomer satu di kota dumai ini,dulu teman kini harus berperang urat saraf Dari lawan menjadi kawan juga pantas bila dilihat dari kacamata kuda.

Masih segar dalam memori kita, bagaimana dimasa kepemimpinan walikota Dumai periode 2010-2015 awal pertama banyak yang merapat di akhir masa jabatan banyak pula yang menjauh bahkan orang-orang terdekat sekalipun yah..begitulah karakter dunia politik saling ada kepentingan .

Sebenarnya tidak ada satupun manusia yang paham tentang kehidupan ini. Jalan hidup manusia yang begitu rumit, tidak akan mampu dipahami oleh manusia itu sendiri, tanpa ia mengenal siapa dirinya, untuk apa ia hidup dan mau kemana setelah kehidupan ini berakhir. Pada saat manusia berada di muka bumi ini apa yang ia inginkan untuk menjadi ?. Pertanyaan ini, sampai hari ini, masih terus ditelusuri jawabannya. Sehingga kita, kemudian, mencoba memahami hidup ini dengan pikiran kita yang sangat terbatas, dan mencoba merasakan bahwa apa yang kita pikirkan itu benar adanya, lantas meyakininya tanpa sikap kritis terhadapnya.

Terkadang, kita berada di atas, kita merasa senang, dan mungkin saja bisa sombong. Namun, terkadang, kita berada di bawah, merasa menderita dan tertindas. Maka dari itu, mestinya kita tidak perlu untuk mengeluh atas keadaan itu. Ketika kita menderita dan tertindas, kita harus ingat bahwa roda terus bergerak dan kita akan segera mengalami kesenangan dan kebahagiaan. Sebaliknya juga benar, bahwa ketika kita mengalami kesenangan, kita harus bersiap akan kesdihan yang menanti di depan mata. Itulah roda kesenangan dan roda takdir bagi setiap manusia. Ini juga merupakan prinsip dari ‘ketidakabadian’ dunia yang fana.

Dengan kesadaran ini, kita bisa sampai pada pemahaman yang mendasar, bahwa segalanya adalah satu. Perbedaan adalah sesuatu yang dibuat oleh pikiran kita. Ia tidak nyata. Ia hanya ilusi yang mengaburkan pandangan kita pada kenyataan dan kehidupan itu sendiri.

IMG_20150725_111054
Aksi damai Gamat,mengawal Warkah LAMR menjelang pendaftaran pasangan calon walikota dumai

Begitulah kondisi yang terjadi di kota dumai saat ini menjelang pilkada serentak pada 9 desember 2015 akan datang,hilir mudik mencari perahu,lobi sana lobi sini ada yang teroris ada yang terhiris,ada pula yang merasa di hianati,namun itu semua kancah poltik yang sulit di tebak,saat ini juga ribuan pasang mata juga melihat para calon pemimpin kota dumai lima tahun kedepan sudah mulai mendaftar ke KPU bagi yang sudah ada partai pengusung namun yang belum bagaikan meriam yang siap meledak.(ckn)

Penulis:Khairul iwan
Mobile.:081268823341

Related posts

Brimob Nusantara Satgas Aman Nusa II Padeglang Evakuasi Warga Terkena Tsunami

Celahkotanews

Turnamen Menembak Piala Damdim 0320 Dumai Resmi Dibuka

Celahkotanews

Pemko Dumai Ramah Tamah Silaturahim Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kota Dumai

Celahkotanews

Leave a Comment