Berita Terbaru Celoteh Pak Usu

Sepekan Telah Berlalu Spanduk Penangkal Parkir Terpajang Manis

CelahkotaNEWS.com || DUMAI – Sepekan telah berlalu Spanduk Penguman yang di pajang tim yustisi dan Dishub Kota dumai seoalah tak berdaya,sepanduk yeng terbentang lebar sebagai penangkal solah hanya sebuah pajang manis.

Senyum cerah sang surya rintik hujan pun terkadang mulai membasahi,bumi tempat kita berpijak lunglai raga saat melihat kebijakan yang tiada berpenghujung.

Selama lebih kurang dua tahun lama retribusi Parkir dipingir jalan umun tiada kejelasan,berbagai upaya yang ditempuh belum membuahkan hasil,ini dosa siapa?

Telah sekian kali di ingatkan oleh DPRD Kota Dumai namun hal ini sepertinya tidak mampan menusuk sukma yang telah lama membeku dan mulai terlena dengan apa yang terjadi,sesuai penuturan Anggota Komisi III DPRD Kota Dumai Jhohanes Tetelepta yang akrab disapa ACI kepada celahkotanews.com

“Pendapatan terhadap retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum dengan realita membuktikan ekspetasi yang tidak sesuai dengan harapan dalam menunjang pendapatan asli daerah,”ujar Aci

Tidak tanggung – tanggung dalam spanduk yang terbentang Setakat ini pula belum adanya kejelasan terkait tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD).Himbauan dan sosialisasi yang di mulai dari tanggal 30 April 2018 hingga batas waktu yang belum di tentukan.

Ada empat poin penyampaian melalui spanduk yang terpasang salahsatunya berbunyi”Dinas Perhubungan sedang melakukan survei untuk menghitung potensi PAD ”

Sejauh ini pula sepekan telah berlalu namun belum ada tanda tanda kemajuan dari sosialisasi tersebut apakah ini hanya sekedar pajangan?

Ratap yang tiada tersudahi
melewati liku yang penuh duri siapakah yang akan berlari mengejar jeruji jika hal ini tiada mendapat pasti.

Terngiang selalu getar jiwa
Saat kau bentang spanduk sosialisasi itu dendangkan tulisan yang tak berirama berisikan empat poin pengumuman saling menunggu hingga batas waktu yang tidak ditentukan,apakah ini merupakan satu kebijkan,Awas jangan ada yang dikambing hitamkan.

Tidak sampai disini pula sesuai penuturan Jhohanes Tetelepta menjelaskan terkait Retribusi Parkir di pinggir jalan umum DPRD Kota Dumai semenjak 2015 lalu telah memberikan merekomendasi dan mediasi namun hingga kini belum terealisasi.

“Ini menjadi perhatian DPRD Semenjak 2015 lalu,sekian kali juga DPRD telah memberikan rekomendasi dan memediasi tapi sampai hari ini belum ada perubahan yang signifikan.Pola ini tentu kalau dibiarkan akan mempengaruhi kemampuan daerah dalam melaksanakan pembangunan,”Jelas Johanes

Anggota DPRD Dumai berkepala plontos ini juga menyampaikan ada sesuatu yang tidak berjalan sebagai mana mestinya.

” Ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,dan kuncinya ada pada instrumen pelaksana di dishub dan proyeksi pendapatan mengalami stag dan pergeseran sehingga apa yang menjadi sasaran tidak tercapai.”tutup Johanes

Penulis : Khairul iwan
Editor : Joeyibas
Foto : DOK.ckn

 

Related posts

Si Cantik Jadi Rebutan,Mutiara di Ujung Utara

Celahkotanews

Menyusui Dapat Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Celahkotanews

Riau Jadi Embarkasi Antara Tahun Depan

Celahkotanews

Leave a Comment