Berita Terbaru Lingkungan

Sebulan 2 Kali Tempat kami Banjir Pak..!

logolicious_20170320_104554
Salah satu rumah warga GG Kedondong RT.03 Kelurahan Rima Sekampung – Kota Dumai

Celahkotanews.com || Dumai –  Warga RT 03 Kelurahan Rimba sekampung sambut Baik Progam pemabnguan Kota Ku Tanpa Kumuh.

Penanganan permukiman kumuh menjadi tantangan yang rumit bagi pemerintah kota/kabupaten, karena selain merupakan masalah, di sisi lain ternyata merupakan salah satu pilar penyangga perekonomian kota.

Berangkat dari cita-cita bangsa dan memperhatikan berbagai tantangan yang ada, Pemerintah menetapkan penanganan perumahan dan permukiman kumuh sebagai target nasional yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Dalam RPJMN 2015-2019 disebutkan bahwa salah satu sasaran pembangunan kawasan permukiman adalah tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 (nol) hektar melalui penanganan kawasan permukiman kumuh seluas 38.431 Ha.

Bukan hal yang  asing lagi bagi masyarakat kota dumai terkait dengan permasalahan banjir di kota dumai,banjir yang di sebabkan pasang air laut mau pun disebabkan hujan dengan intensitas tinggi hal ini tentunya berdampak terhadap lingkungan pemukiman masyarakat.

Penyebab banjir bukan tanpa alasan pula hal ini tentunya berkaitan dengan infrastruktur yang kurang memadai seperti saluran air atau  drainase yang tidak ada atau pun drainase yang tidak mampu menapung debit  air bahkan banyak drainase yang tersumbat dan tidak  layak lagi.

Di akui masyarakat kelurahan rimba sekampung RT.03 GG kedodong bahwa kawasan mereka setiap dua kali dalam sebulah dipastikan banjir di sebabkan air pasang laut dan di perparah jika pasang bersamaan dengan hujan lebab.

”awal  bulan menjelang tanggal  dan pertengah bulan sudah di pastikan tempat kami ini banjir,dua jali dalam sebulan itu sydah pasti,”Ujar Solikin ketua RT 03

Di akui ketua RT 03 Bahwa banjir yang menlada setiap 2 kali dalam sebulan tersebut mencapai ketiangian hampir setegah meter.

“Banjir setengan lutu atu setengah meter itu pasti setiap bulannya,”kata Solikin

SAejauh itu juga dengan telah banyak keluhan warga sekitar Pemerintah kota dumai melalui Program Kota ku tanpa kumuh dengan mengunanakan anggran pemerintah pusat sebesasar Rp 4,7 miliyar akan membangunan  infrastruktur kawasan tersebut salah satunya adalah pembangunan drainase.

Ketua RT setempat dengan adanya pembangunan tersebut sangat di sambut baik oleh warga sekitar khusnya dilingkungan RT 03 GG kedondong tersebut.

Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) adalah program yang dilaksanakan secara nasional di 269 kota/kabupaten di 34 Propinsi yang menjadi “platform” atau basis penanganan kumuh yang mengintegrasikan berbagai sumber daya dan sumber pendanaan, termasuk dari pemerintah pusat, provinsi, kota/kabupaten, pihak donor, swasta, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

KOTAKU bermaksud untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan kumuh, dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat.

KOTAKU diharapkan menjadi “platform kolaborasi” yang mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh seluas 38.431 Ha yang dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia melalui pengembangan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat, penguatan kelembagaan, perencanaan, perbaikan infrastruktur dan pelayanan dasar di tingkat kota maupun masyarakat, serta pendampingan teknis untuk mendukung  tercapainya sasaran RPJMN 2015-2019 yaitu pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 persen.

Seyogyanya program tersebut mempunyai Tujuan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.(ckn)

Penulis : Khairul iwan

Editor : Ckn

Suber : Berbagai Sumber

 

Related posts

Pemko Bangun Sinergisitas Dengan Pers dan Perusahaan di Dumai

Celahkotanews

Empat Orang Oknum Petugas Keaman RSUD Dumai Postif Kosumsi Narkotika

Celahkotanews

Paripurna : Pansus DPRD Sebut Peningkatan PAD, BUMD Belum Memberikan Kontribusi Positif

Celahkotanews

Leave a Comment