Ratusan Mitra Kerja Pertamina RU II Dumai Mogok Kerja

CelahkotaNEWS280 Views
logolicious_20170329_130110
Ratusan Mitra Kerja Pertamina RU II Dumai Mogok Kerja

Celahkotanews.com || DUMAI – Ratusan Buruh Mitra kerja PT.Pertamina RU II Dumai Melakukan Aksi Unjuk rasa  Menuntut hak mereka,Ratusan Buruh tersubut melakukan unjuk rasa didepan kantor Kuning Pertamina RU II Jalan Putri Tujuh Dumai, pada Rabu (29/6/2017).

Ratusan masa berkumpul dengan mengunakan baju kerja dan helm kuning, menunggu agar segera tuntutan mereka dapat diwujudkan oleh pihak Pertamina. Mereka berkumpul mulai dari pukul 07.30 WIB pagi.

Sementara itu sebanyak 180 orang personil gabungan dari Polres Dumai dan Kapolsek Dumai Timur,dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

Atnata Hendra Ketua Serikat Pekerja Mitra Putri Tujuh (SP-MP7) saat dikonfirmasi  mengatakan pihak nya akan terus menunggu hasil final dari tuntutan mereka.

“Kami sekarang berkumpul disini untuk melakukan aksi dengan tuntutan sebanyak 6 poin,dan 1.300 jiwa yang merupakan pekerja mitra kerja PT Pertamina RU II Dumai, dari Serikat Pekerja Mitra Putri Tujuh siap melanjutkan aksi pada esok harinya dan bahkan seterusnya sampai tuntutan kami. Dan kami minta yang menjawab lansung adalah General Manager PT Pertamina RU II Dumai. Jika tidak kami akan terus mogok kerja,”ujarnya diikuti teriakan serta tepuk tangan dari peserta aksi.

Akibat aksi demo terjadi kemacetan panjang tepatnya di depan kilang Pertamina Putri Tujuh Dumai. Puluhan security juga tampak sibuk mengatur ketertiban para pendemo dan lalulintas.

Kompol Sasli Rais Kabag Ops Polres ketiaka di konfirmasi trajunews.com terkait jumlah personil menjelaskan bahwa petugas yang turun hari merupakan gabungan dari Polres dan Polsek Dumai Timur.

“Hari ini untuk mengamankan berlangsung nya aksi damai para pendemo. Sebanyak 180 personil akan terus siaga hingga aksi ini nanti usai dengan kondisi aman dan kondusif,”tuturnya.(ckn/tnc)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments