
CelahkotaNews.com DUMAI-Meningkatnya populasi penduduk ternyata berdampak pada tingginya produksi sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya.Seperti dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Satrio Wibowo melalui Kepala Bidang Kebersihan , produksi sampah dikota Dumai mencapai ratusan ton perharinya yang musti diangkut oleh petugas kebersihan.
Namun sayang pihaknya saat ini sangat kekurangan sarana dan prasarana dalam menanggulangi sampah rumah tangga dan industri.
“Sarana dan prasarana yang kami miliki saat ini sangat kurang memadai, namun mau tidak mau dengan keterbatasan anggaran kami akan tetap mengoptimalkan fungsinya walaupun hanya berdampak sedikit bagi pengurangan jumlah sampah yang ada,” kata Yudha.
Setakat ini kita hanya memiliki 14 unit mobil Drum Truck, ditambah 3 ambrol yang melayani 12 titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS).Dari fasilitas yang tersedia itupun sudah banyak yang rusak sehingga menganggu kerja petugas.
“Namanya mobil sudah tua tentu tidak kuat lagi , kondisi mesin yang masih fit ada sekitar 3 unit saja selebihnya sering rusak .”
Seharusnya ada pembaharuan dan penambahan sarana dan prasarana untuk menunjang kerja petugas kita.Sebab ketersediaan petugas kebersihan dianggp memadai.Mudah mudahan tahun depan kita mendapatkan bantuan anggaran dari Pusat dan Provinsi akibat terbatasnya jumlah APBD Daerah.
Selain sarana dan prasarana, yang menjadi kendala lainnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan yang menjadi salah satu faktor penumpukan sampah saat ini.
“Masyarakat kita masih kurang perhatiannya terhadap kebersihan lingkungan, salah satu contohnya disediakan kotak penampungan sampah namun mereka bukan membuang sampah ke dalam kotak itu tetapi malah membuang sampah di sekitar kotak dan ini membuat kami dua kali kerja dan hasilnya pun kurang maksimal,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat agar lebih memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, karena masalah ini tidak bisa selesai jika hanya mengandalkan pemerintah saja.
“Peran aktif dari masyarakat sangat membantu sekali tugas kami. Saya mengajak masyarakat mari bantu kami, cukup dengan memasukan sampah rumah tangganya di dalam pelastik dan letakkan di TPS yang telah ada, pasti kami akan mengangkutnya,” katanya.(ckn)








3 comments