Berita Terbaru Hukrim

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Perempuan Di Inhil

2016-12-11_14-52-36

Celahkotanews.com || Tembilahan – Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau dan Polsek Kemuning berhasil mengamankan tersangka pembunuh Misna mayat perempuan yang ditemukan di perkebunan sawit pada Jumat (2/12) lalu.

“Tersangka Hen (49) seorang laki-laki warga kelurahan Muara Jangga Kabupaten Batang hari Provinsi Jambi mengaku  telah membunuh korban An Misnah pada Kamis (27/11) dengan alasan sakit hati,” kata Paur Humas Polres Inhil Ipda Heriman Putra, Minggu.

Ia menjelakan, saat diintrogasi,tersangka Hen mengatakan bahwa dia adalah sahabat korban. Sedangkan motif pembunuhan yang dilakukannya adalah karena sakit hati terhadap korban yang pada saat itu tidak bersedia diajak menikah.

Selanjutnya, kata dia, pembunuhan terhadap Misnah dilakukan Hen dengan menghantam sebilah kayu kebagian kepala belakang korban.

Kemudian, pelaku mengambil barang berharga milik korban dengan tujuan untuk menghilangkan identitas agar jasad sulit dikenali.

“Di TKP pelaku menutup jasad korban menggunakan pelepah sawit,” ucapnya.

Selanjutnya ia menjelaskan, berdasarkan hasil otopsi, hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi dilakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam sehingga diperoleh petunjuk yang mengarah kepada pelaku.

Tepat pada Jumat (9/12) Unit Opsnal Polres Inhil yang dipimpin langsung kasat Reskrim berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku dan dilakukan pengejaran.

“Penangkapan terjadi saat pelaku sedang berada di rumahnya yang terletak di kelurahan Muara Jangga Kecamatan Batin XXIV, Batang Hari Jambi,” terangnya.

Saat ini, pelaku dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Polres Inhil untuk pengembangan dan proses sidik lebih lanjut.

Sebelumnya, kasus pembunuhan ini terungkap ketika seorang warga Desa Tukjimin Kecamatan Kemuning An Anto hendak memanen buah kelapa sawit di kebun miliknya.

Di TKP Anto melihat sosok mayat perempuan terlentang membusuk dengan kondisi wajah yang tak utuh lagi.

Atas kejadian itu pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(ckn/antarariau.com)

Related posts

Karlahut Meluas,Wawako Tetapkan Status Siaga Bencana

Celahkotanews

Wilmar,Raja Sawit Asia Hasilkan Produk Yang Berkualitas

Celahkotanews

PSMTI Dumai Sosialisasikan UU RI No.11 Tahun 2016 Tentang Amnesty Pajak

Celahkotanews

Leave a Comment