Berita Terbaru Celoteh Pak Usu

Perusahaan Vendor Pertamina RU II Wajib Lengkapi Persyaratan

2017-07-10_12-54-04
ilustrasi

Celahkotanews.com || DUMAI-Sebelum memulai pekerjaan Perusahaan  vendor dalam pelaksanaan Pland Stop (perawatan sebagian) kilang  Putri Tujuh milik PT Pertamina RU II Dumai  harus melengkapi  seluruh persyaratan yang diperlukan.

Hal tersebut penting, agar pelaksanaan proyek  berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebelum pland stop dilaksanakan, kita minta perusahaan harus melengkapi seluruh persyarakatan yang diperlukan,”tegas Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Muhammad Fadhly SH

Menurut Fadhly,penegasan itu diutarakan pihaknya dalam rapat bersama  managemen PT Pertamina RU II Dumai,vendor  dan Disnakertrans Dumai  di aula kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai

“Perusahaan harus ikut aturan. Untuk pelaksanaan proyek Pland Stop di Kilang PT Pertamina RU II Dumai agar dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” pinta Fadhly.

Berdasarkan  Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1981 Tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan, Perkemanertran Nomor 7 tahun 2008 tentang Tenaga Kerja Antar Daerah Antar Provinsi (AKAD) serta Permenaker Nomor 19 Tahun 2012 tentang Syarat-Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan lain wajib dipatuhi.

“Kita minta transparan,kalau tidak jangan salahkan apabila pekerjanya saya kembalikan,”ujarnya

Sesuai data yang diperoleh sebelumnya , dalam pelaksanaan turn arround (TA) beberapa waktu yang lalu.mitra PT Pertamina  RU II Dumai yang menjadi vendor pelaksana  proyek TA di Kilang kerap mengabaikan ketentuan tersebut. Bahkan tenaga kerja tak jarang dibawa dari  tempat lain dan tidak melapor ke Disnakertrans Kota Dumai.

“Kita tak mau lagi terjadi seperti yang sudah-sudah,vendor membawa tenaga kerja dari luar Dumai.Untuk itu kita minta Pertamina ikut aturan,”katanya.

Fadhly berharap  PT Pertamina RU II Dumai adil dan hendaknya melibatkan lebih banyak perusahaan lokal dari pada perusahaan luar yang menjadi mitra kerjanya dalam pelaksanaan Pland Stop di kilang Putri Tujuh tersebut.

Pasalnya,perusahaan lokal juga banyak yang memiliki kemampuan dan berkompten untuk memenuhi persyaratan menjadi mitra kerja PT Pertamina RU II Dumai dalam pelaksanaan perawatan kilang PT Pertamina RU II Dumai tersebut.

Namun  jika vendor terpaksa membawa Tenaga Kerja dari luar harus mengacu kepada  Peraturan Menteri  Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Perkemanertran) RI Nomor 7 tahun 2008 tentang AKAD.

“Kalaupun vendor terpaksa membawa tenaga kerja dari daerah lain, wajib memiliki AKAD dan dibekali surat keterangan dari tempat asal tenaga kerja,selanjutnya dilaporkan kesini (Disnaketrans Dumai.”ungkapnya.(Pie)

Penulis : Pie

Editor : CKN

 

 

Related posts

Lelucon Politik yang Pahit dan Bikin Sakit

Celahkotanews

Turnamen Menembak Piala Damdim 0320 Dumai Resmi Dibuka

Celahkotanews

Kapolda Riau Di Tuding Beking Judi

Celahkotanews

Leave a Comment