Berita Terbaru Ekonomi

Perbedaan Pendapat,SP/SB Tolak Kenaikan UMK, Buruh Bakalan Demo

th(27)

Celahkotanews.com || Dumai – Rapat pembahasan upah minimum kota (UMK) Dumai tahun 2016 kembali digelar ruang rapat kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai Kamis (12/11) yang berlangsung alot hingga berjam-jam, akibat perbedaan pendapat dan tujuan. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Dumai minta penetapan UMK sesuai PP 78 tahun 2015.

Anggota APINDO Dumai Zulfan Ismaini menjelaskan, pihaknya dalam Temu Usaha bersama KADIN dan APINDO Kota Dumai serta sejumlah pengusaha Dumai telah sepakat bahwa UMK Kota Dumai tahun 2016 naik 5 persen dari UMK Dumai tahun 2015 yaitu sebesar Rp 2.310.000,-.

“Kalau pun tak disetujui, kami hanya mampu penetapan UMK Dumai sesuai PP 78/ 2015 tanpa asesmen,”kata Zulfan Ismaini

Sementara serikat pekerja dan serikat buruh (SP/SB) Kota Dumai tak sependapat dengan itu. SP/SB minta penetapan minta Upah Minimum Kota (UMK) Dumai tahun 2016 naik 6 persen dari asesmen yakni menjadi Rp 2.585.000,-.

“Kami minta UMK Dumai tahun 2016 setidaknya sama dengan KHL Dumai tahun 2015 sebesar Rp 2.576.000,- per bulan,”tegas Ketua DPC F.SPTI-K-SPSI Kota Dumai Nurdin Budin S.Sos dalam rapat pembahasan UMK yang dipimpin Ketua DPK Dumai H Syamsudin didampingi Sekretaris DPK Dumai Drs H Amiruddin MM dan Wakil Ketua DPK Dumai Ir Yusrizal MM.

Related posts

Tradisi Menongkah Kerang Suku Duano

Celahkotanews

Sah 30  Anggota DPRD Dumai Priode 2019-2024 diLantik

Ckn

Peresmian Tol Pekanbaru – Dumai ditunda Alasan hujan

Celahkotanews

Leave a Comment