Pemko Dumai Targetkan 20 Ribu Sambungan Rumah Perluas Layanan Air Bersih

CelahkotaNEWS255 Views

DUMAI – Penyaluran air bersih ke rumah-rumah masyarakat terus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Dumai. Hingga tahun 2025, PDAM Tirta Dumai Bersemai telah menyalurkan air bersih ke sekitar **13 ribu Sambungan Rumah (SR) di berbagai wilayah Kota Dumai.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data PDAM Tirta Dumai Bersemai, pada tahun 2020 jumlah rumah yang tersambung air PDAM baru mencapai 834 SR. Angka tersebut meningkat menjadi 2.119 SR pada 2021, 3.852 SR di tahun 2022, 8.781 SR pada 2023, dan 9.439 SR di tahun 2024.

Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Dumai bersama PDAM Tirta Dumai Bersemai menargetkan 20 ribu Sambungan Rumah dapat menikmati layanan air bersih. Target tersebut diharapkan mampu menjangkau seluruh wilayah Kota Dumai secara merata.

Direktur PDAM Tirta Dumai Bersemai, Agus Adnan, S.T., mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi dan rencana untuk merealisasikan target tersebut. Strategi itu antara lain peningkatan sosialisasi layanan kepada masyarakat secara lebih masif dan terbuka.

“Selain itu, kami juga mempermudah pembayaran tagihan air melalui berbagai kanal seperti e-wallet, toko online, dan m-banking, serta memperluas akses informasi umum terkait layanan PDAM,” ujar Agus Adnan.

Ia menambahkan, PDAM Tirta Dumai Bersemai juga memberikan subsidi biaya pemasangan awal bagi masyarakat serta terus mencari alternatif pembiayaan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pemerataan jaringan air bersih di Kota Dumai.

Agus Adnan menegaskan bahwa upaya pemerataan layanan air bersih ini sejalan dengan program Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS dan Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, serta diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Dengan kerja sama yang baik bersama Pemerintah Kota Dumai, kami optimistis target 20 ribu SR pada tahun ini dapat tercapai sehingga semakin banyak masyarakat yang menikmati layanan air bersih,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus Adnan menyebutkan bahwa skema kerja sama dengan pihak ketiga telah menunjukkan hasil positif. Salah satunya adalah investasi bersama PT Adika Bakti Pratama yang telah beroperasi sejak 2020. Selain itu, kerja sama dengan PT Adika Bakti Parama dalam pembangunan dan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Medang Kampai selama 20 tahun juga telah berjalan dan mulai memberikan layanan air bersih kepada masyarakat. (Inf)