DUMAI – Dinas Perikanan Kota Dumai tahun ini menyediakan sebanyak 600 ribu bibit benih ikan, terdiri dari bibit benih ikan lele dan ikan nila air payau.
Selain untuk dijual kepada kelompok pembudidaya ikan melalui UPT Balai Benih Ikan, 35 persen dari jumlah tersebut atau sebanyak 200 ribu bibit benih ikan di hibahkan kepada kelompok pembudidaya ikan yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kota Dumai H. Afrilagan, Minggu (24/9/2023).
Dijelaskan Afrilagan, hingga September 2023, bibit benih ikan yang tersisa di UPT Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan Kota Dumai sebanyak 150 ribu ekor.
“Dinas Perikanan Kota Dumai Tahun ini menyediakan sebanyak 600 ribu bibit benih ikan lele dan ikan nilai air payau. Bibit Benih Ikan tersebut ada yang dijual melalui UPT BBI Dinas Perikanan Kota Dumai. Harga jual bibit benih ikan lele Rp50 rupiah per ekor, sedangkan ikan nila Rp100 rupiah per ekornya, uangnya untuk PAD Kota Dumai. Dan Alhamdulillah, dari hasil penjualan bibit ikan, hingga September 2023 UPT BBI Dinas Perikanan Kota Dumai sudah menerima PAD sebesar Rp21 Juta dari target PAD tahun 2023 Rp25 juta. Artinya kami optimis hingga Desember penerimaan PAD UPT BBI Dinas Perikanan dapat tercapai,” terang Afrilagan
Lanjutnya, tidak semua bibit ikan tersebut di jual. Sebagian disalurlan kepada kelompok pembudidaya ikan untuk membantu perekonomian masyarakat khususnya kepada kelompok pembudidaya ikan binaan Dinas Perikanan Kota Dumai.
“Dari total 600 ribu bibit ikan, sebanyak 200 ribu bibit benih ikan kita hibahkan kepada kelompok pembudidaya ikan, khususnya kepada pembudidaya ikan binaan Dinas Perikanan Kota Dumai.” Tambahnya.
Afrilagan menjelaskan, kelompok pembudidaya ikan bisa mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan bibit benih ikan ke Dinas Perikanan Kota Dumai.
Melalui proposal tersebut, Dinas Pertanian akan melakukan survey yang akan dilakukan oleh tim penyuluh ke lapangan untuk melakukan seleksi kelayakan pemberian bantuan benih ikan tersebut.
“Kami ada 13 orang tim penyuluh. Sebelum menyerahkan bantuan bibit ikan, tim terlebih dahulu akan melakukan survei kelapangan untuk melakukan seleksi kelayakan pemberian bantuan benih ikan tersebut.” Paparnya.
Diakui Afrilagan, bibit benih ikan UPT BBI Dinas Perikanan Kota Dumai telah tersertifikasi dan terbukti tingkat kehidupan bibit ikan mencapai 80 hingga 90 persen
UPT BBI Dinas Perikanan sendiri sudah melakukan uji coba bibit benih ikan tersebut di 3 tambak ikan nila air payau milik UPT BBI di Kelurahan Geniot Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.
“Hasil uji coba yang kami lakukan di 3 kolam tambak ikan air payau, Alhamdulillah tingkat kehidupan bibit ikan mencapai 80 hingga 90 persen,” pungkasnya. (Inf)







