Berita Terbaru Lingkungan

Pemko Dumai Edarkan Tatacara Sembelih Hewan Kurban

th(43)

Melalui Disnakkanla, Pemko Dumai keluarkan edaran terkait penyembelihan hewan kurban. Mulai dari tatacara pemotongan hingga penggunaan plastik pembungkus daging.

Celahkotanews.com || DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) setempat telah menyebarkan surat edaran terkait ‘Kesejahteraan Hewan dan Higiene Sanitasi Qurban’ kepada seluruh Panitia Penyembelihan atau Pemotongan Hewan Qurban se-Kota Dumai.

Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Kadisnakkanla) Kota Dumai H.Syafrizal, surat edaran tersebut berkaitan dengan tata cara pemotongan hewan Qurban sesuai kaidah kesejahteraan hewan dan higiene sanitasi serta Surat Himbauan Walikota Dumai mengenai penggunaan plastik pembungkus daging qurban.

“Surat edaran tersebut berdasarkan Surat Himbauan Walikota Dumai dengan berlandaskan surat dari BPOM RI, yang kemudian diteruskan dan disampaikan kepada seluruh panitia penyembelihan hewan qurban se-Kota Dumai,” kata Syafrizal, Selasa (22/9).

Dalam surat tersebut dijelaskan, lanjut Syafrizal, bahwa sarana dan prasarana yang digunakan baik langsung maupun tidak langsung dalam peredaran pangan haruslah memenuhi persyaratan higiene sanitasi sesuai Pasal 5 UU No.7 tahun 1996.

“Tak hanya itu, turut dihimbau pula kepada seluruh masyakat, pedagang khususnya panitia penyembelihan hewan qurban untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek daur ulang sebagai wadah atau pembungkus makanan langsung, terutama kantong plastik kresek yang berwarma hitam,” tegasnya.

Tak hanya itu, terang Syafrizal, dalam surat edaran tersebut juga terlampir beberapa hal yang patut diperhatikan dalam proses penyembelihan hewan qurban diantaranya ialah perlakuan pada hewan sebelum disembelih.

“Pada prosesnya, hewan harus diperlakukan secara baik dan wajar dengan memperhatikan azaz kesejahteraan hewan, agar hewan tidak stres, tersiksa, terluka, sakit ataupun tersakiti, takut, luka serta tidak menimbulkan resiko bagi penyembelih dan agar menjaga kualitas daging agar tetap baik. Sehingga pada proses penyembelihan harus dilakukan dengan berhati-hati,” terangnya.

Sementara terkait penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai pada hewan dan daging qurban, lanjutnya, ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai diantaranya ialah Cacing Hati, Pneumonia, serta penyakit Zoonosis seperti Anthraz dan Brucellosis.

“Untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut, petugas Disnakkanla pada hari H pelaksaan Hari Raya Idul Adha 1436H yang jatuh tepat pada Kamis (24/6) mendatang, akan melakukan pemeriksaan kelayakan daging (Post Mortem) dimasing-masing lokasi penyembelihan,” tutupnya.(ckn)

Related posts

Mereka Diam..! Cukong Kayu masih bergentayangan diwilayah Buluhala

Celahkotanews

BKD Kota Pekanbaru Pasang Stiker di Loket Pelayanan,Cegah Pungli

Celahkotanews

Terkait Bagi Hasil Plasma Warga Rupat Gugat PT.MMJ Kemeja Hijau

Celahkotanews

Leave a Comment