DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tahun ini akan memberangkatkan 57 orang warga Dumai untuk melaksanakan ibadah umrah gratis.
Mereka yang akan diberangkatkan adalah Mubalig, Imam dan Guru Ngaji yang dipilih melalui proses seleksi mulai dari seleksi administrasi, ujian tertulis dan wawancar.
Selanjutnya ada juga Kader Posyandu Berprestasi, Perawat dan Bidan Berprestasi, Guru Berprestasi, RT Berprestasi, juara MTQ Tingkat Kota Dumai Tahun 2022 dan lainnya.
Hal itu disampaikan walikota Dumai H. Paisal melalui Kepala Bagian ADM Kesra Setdako Dumai H. Asnam, Rabu (1/2/2023)
“Jumlah yang akan diberangkatkan Umrah oleh Pemko Dumai sebanyak 57 orang, 2 diantaranya pendamping/pembimbing,” kata H. Asnam diruang kerjanya.
Lanjutnya, jika tidak ada kendala, Jemaah Umrah akan diberangkatkan akhir Februari 2023 mendatang, setelah semua proses dijalankan sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan.
Sebelumnya, Walikota Dumai, H. Paisal saat membuka ujian tertulis di MAN 1 Dumai mengatakan, pelaksanaan seleksi yang ditaja Pemko Dumai untuk menjaring calon peserta umrah bersifat transparan.
“Jadi tidak ada intervensi dari siapapun dan pihak manapun, yang lulus seleksi dan memenuhi persyaratan ber hak berangkat Umrah yang biayanya ditanggung PemkoDumai melalui APBD 2023,” kata wako.
Wako berpesan kepada Kabag Kesra untuk segera mendapatkan hasil dari seluruh rangkaian seleksi, karena awal Februari sudah dimulai tahapan lelang dan akhir Februari 2023 para peserta umrah sudah berangkat.
Terakhir wako mengucapkan selamat dan mengapresiasi peserta mubalig, imam dan guru ngaji yang lolos tahapan seleksi administrasi selanjutnya mengikuti seleksi tertulis, dan seleksi wawancara.
“Kami berharap, peserta umrah yang nantinya melakukan perjalanan Umrah, mendoakan yang terbaik untuk Kota Dumai agar menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” pungkasnya. (Inf)








2 komentar
Komentar ditutup.