Celoteh Pak Usu

Pemko Dumai Bakal Hitung Aset Terminal Barang dan AKAP

Celahkotanews.com || DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan setempat pada 2 Oktober 2015 mendatang akan melakukan penghitungan aset daerah yang terdapat pada UPT Terminal Barang, Terminal AKAP dan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Bambang Sumatri, mengatakan bahwa langkah yang diambil pemerintah daerah terus berupaya untuk tetap mendapatkan hak pengelolaan terminal barang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melobi Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.

Lanjutnya, UPT Terminal Barang tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah yang cukup berharga dan menjadi primadona bagi Kota Dumai, setiap tahun terminal barang mampu menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai angka Rp17 Miliar.

“Jika diambil alih pusat maka Dumai akan kehilangan pendapatan daerah mencapai Rp17 miliar. Maka dari itu kami akan terus merupaya melobi Kementerian Perhubungan agar Terminal Barang tetap dikelola daerah. Kalo perlu kami akan jemput bola ke Pemerintah Pusat,” sebutnya, (28/8/15).

Dijelaskannya, sesuai Undang-Ungdang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah daerah, Pengelolaan Terminal Barang dan Terminal AKAP akan segera diambil alih Pemerintah Pusat. Aturan itu, menurutnya, akan memperburuk dampak bagi daerah terkusus bagi Pembangunan Kota Dumai.

“Aturan itu menurut saya sangat tidak relevan. Pemerintah daerah sudah mati-matian mewujudkan Terminal Barang sebagai pencipta pendapatan asli daerah cukup lumayan banyak dan harus berakhir ditangan Pemerintah Pusat. Inilah yang akan menjadi PR bagi kita kedepannya,” kata Bambang.

Mantan Kadisdukcapil Kota Dumai, pihaknya tidak akan diam diri menyikapi aturan itu. Sebab, ini akan menyangkut bagi perkembangan Kota Dumai ke depan. Oleh karena itu, pihaknya akan berjuang bersama pemerintah dan DPRD Dumai untuk melobi Pemerintah Pusat.

“Kita harus bersinergi dalam masalah ini. Kalau semua pihak tutup mata dan tidak peduli, maka efek buruknya akan terjadi di Kota Dumai. Yang jelasnya, untuk mensukseskan pembangunan yang lebih baik bagi Kota Dumai akan kandas. Karena, PAD dari Terminal Barang penyumbang terbesar,” pungkasnya.

Related posts

Menghayati Arti Umur Manusia

Celahkotanews

Peran Kader Partai Politik,Menjelang Pilkada Serentak

Celahkotanews

Celah Kehidupan : Aku Ingin Jadi Polwan,Kisah Gadis Kecil Pembuat Batu Bata

Celahkotanews

Leave a Comment